Medan, 24/2 (Antara) - Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan memberikan pelatihan kepada ibu-ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil tentang keterampilan mengolah limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai ekonomis.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Arjuna Sembiring, di Medan, Rabu, mengatakan melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi para ibu rumah tangga dan dapat meningkatkan peran sertanya di bidang ekonomi.
Pelatihan diikuti 30 ibu-ibu rumah tangga dari beberapa kecamatan di Kota Medan itu digelar selama delapan hari, mulai 24 Februari hingga 2 Maret 2016 yang dipusatkan di UMKM Centre di Iskandar Muda Baru
Beberapa materi pelatihan yang diberikan di antaranya pemanfaatan ranting kayu, pipa paralon, goni, plastik, resleting, kulit jagung, kulit ubi menjadi produk kerajinan yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomis.
"Pelatihan ini juga dapat dijadikan sebagai saran silaturrahmi dan berbagi informasi bagi para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil serta sebagai sarana untuk menambah ilmu pengetahuan," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya rutin memberikan pelatihan kepada masyarakat, baik ibu rumah tangga, dan pemuda dalam upaya mendorong munculnya jiwa enterprenership khususnya pada ibu rumah tangga.
Targetnya setelah selesai mengikuti pelatihan mereka dapat menjadikan keahlian tersebut sebagai sumber mata pencarian tambahan sehingga dapat membantu pendapatan keuangan rumah tangga.
"Artinya mereka didorong agar dapat mandiri dalam mencari tambahan pendapatan. Apalagi di era MEA ini memang kita dituntut untuk siap bersaing," katanya.
Sebelumnya Kabid Pemberdayaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Risnata Sugiaty, mengatakan pelatihan tersebut diikuti ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM sebanyak 30 orang yang merupakan utusan dari beberapa kecamatan termasuk juga dari Kampung Sejahtera (Kampung Kubur).
Tujuan pelatihan tersebut untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan para pelaku UMKM dalam bidang pengolahan limbah menjadi ekonomis dalam memajukan usahanya.
Diharapkan pelaku UMKM dapat melihat potensi, peluang guna meningkatkan usaha baik kualitas maupun kuantitas yang tentunya juga meningkatkan keuangan pelaku UMKM.
"Intinya kami harapkan pelatihan ini nantinya dapat bermanfaat bagi peserta untuk mendapatkan peluang dalam peningkatan usahanya dan peningkatan ekonomi," katanya.***3***Budi Suyanto
(T.KR-JRD/B/B008/B008) 24-02-2016 12:21:30
