Tapteng (ANTARA) - Banjir yang kembali melanda permukiman warga di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah kembali terjadi dan menjebol tanggul sementara pada Minggu (15/3).

Banjir tersebut terjadi karena hujan deras di hulu membuat tanggul dari bekas kerukan sedimentasi sungai kembali jebol.

"Kita TNI AD sesuai perintah pimpinan untuk bersiaga agar bersiap mengevakuasi warga Kecamatan Tukka apa bila air kembali tinggi," kata Danton Yonif TP 908/GD Lettda Inf R Sinaga, dilokasi.

Lettda R Sinaga kembali menjelaskan jika tanggul Bona Lumban, Kecamatan Tukka tersebut jebol dihantam arus sungai sehingg meluap kembali hingga masuk kepemukiman warga.

"Iya tanggul-tanggulnya (jebol) karena sedimennya masih belum selesai semua digali, jelasnya.

Warga Bona Lumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Edi Sipahutar berharap pemerintah serius memikirkan nasib kami, sudah 3 bulan kami dilanda kepanikan, belum kemarin di awal bulan Februari 2026 juga air sungai kembali naik dan tanggul-tanggulnya kembali jebol.

Edi juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut begitu cepat dan air kembali naik dan masuk kerumah - rumah, dan kami mengevakuasi apa yang ada karena memang sempat kami kembali kerumah.



Pewarta: Khairul Arief
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026