Madina (ANTARA) - Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan tiga anugerah utama dari Allah SWT, yakni akal, nafsu, dan qalbu.
“Jika hanya mengandalkan akal, manusia bisa terjebak pada kesombongan. Jika mengikuti nafsu semata, kita bisa terjerumus pada kesalahan. Karena itu, qalbu harus menjadi pengendali agar hidup tetap berada pada jalan yang diridai Allah,” kata Bupati Madina, Saipullah Nasution saat menghadiri tabliq akbar di masjid Hj Zulyani Lubis, Lingkungan VII Aek Lapan, Kelurahan Sipolu-Polu, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (6/9).
Pada kesempatan tersebut bupati menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang digelar di bulan penuh berkah ini, karena kegiatan seperti itu tidak hanya menghadirkan kebersamaan, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Acara ini menjadi momentum yang luar biasa dalam mempererat ukhuwah dan meningkatkan nilai spiritual kita,” kata Saipullah.
Melalui kegiatan itu, Bupati berharap masyarakat Madina dapat lebih memaknai Al-Qur’an sebagai pedoman untuk mengendalikan akal dan nafsu, serta menempatkan hati sebagai pusat kebijaksanaan.
“Semoga kegiatan ini benar-benar menjadi berkah, menambah kekuatan iman, dan membawa perubahan baik bagi kehidupan kita semua,” ujarnya.
Bupati menyampaikan, peringatan maulid nabi yang diperingati di berbagai masjid dan desa, termasuk kegiatan istighosah serta zikir di Masjid Agung Nur Ala Nur yang dilaksanakan Pemkab Madina beberapa waktu lalu merupakan bentuk nyata upaya bersama menjaga nilai-nilai keagamaan.
