Kota Padang (ANTARA) - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan 82,9 juta anak Indonesia sudah mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 yang merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
"Hari ini sudah ada 62 juta penerima manfaat yang telah menikmati MBG dan kita targetkan 82,9 juta anak Indonesia menikmati MBG di tahun ini," kata Kepala BGN Dadan Hindayana di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu.
Dadan mengatakan target sasaran 82,9 juta MBG tersebut dalam rangka menyukseskan salah satu program nasional yang merupakan bagian dari AstaCita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas pada 2045.
Menurutnya, implementasi MBG yang sudah dijalankan pada awal Januari 2025 akan berpengaruh besar terhadap keberhasilan Indonesia di masa depan. Sebab program ini bersinggungan dengan banyak aspek, kata dia, antara lain pencegahan tengkes hingga produktivitas masyarakat.
"Anak yang sehat akan menjamin produktivitas di masa tua," ujar Dadan.
Pada kesempatan itu Dadan kembali mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk terus memperhatikan petunjuk teknis dan standar operasional yang telah ditetapkan.
Selain kelengkapan dokumen seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hingga Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Dadan juga menegaskan pentingnya SPPG menyiapkan fasilitas pendukung.
Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Vasko Ruseimy mengatakan implementasi MBG tidak hanya difokuskan kepada daerah-daerah di perkotaan, namun juga akan menyasar semua daerah di Ranah Minang.
"Yang jelas di Sumatera Barat saya berharapnya MBG bukan cuma makan bergizi gratis, tapi makan bergizi gratis dan enak betul," kata Wagub Vasko.
Tambahan informasi, khusus di Sumbar BGN mencatat terdapat 402 SPPG dimana 70 diantaranya berada di Kota Padang. Dengan jumlah itu, setidaknya terdapat Rp400 miliar uang yang berputar di Ranah Minang untuk memenuhi kebutuhan MBG.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah targetkan 82,9 juta anak Indonesia terima MBG pada 2026
