Medan (ANTARA) - Dua mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan mendapat promosi jabatan sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) dalam mutasi terbaru di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Promosi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 488 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 13 April 2026.
Dua mantan Kajari Medan yang mendapat promosi tersebut yakni Teuku Rahmatsyah, SH, MH, MKn, dan Dr. Wahyu Sabrudin, SIP, SH, MH.
Teuku Rahmatsyah dipromosikan menjadi Wakajati Lampung menggantikan Suwandi, SH, M.Hum, yang dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Pusat Strategi Kebijakan Penegakan Hukum (Kapusstrajaken) pada Kejaksaan Agung.
Sementara itu, posisi Teuku Rahmatsyah sebagai Wakajati Nusa Tenggara Timur (NTT) akan diisi oleh Wahyu Sabrudin yang saat ini menjabat Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.
Teuku Rahmatsyah membenarkan promosi jabatan tersebut dan menyampaikan terima kasih serta memohon doa atas amanah yang diberikan.
“Terima kasih. Alhamdulillah saya dipercaya mengemban tugas di Lampung. Sebelumnya bertugas di NTT sebagai Wakajati sekitar enam bulan,” kata Teuku saat dihubungi dari Medan, Sabtu (18/4).
Hal senada disampaikan Wahyu Sabrudin yang turut membenarkan mutasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih atas perhatian, ucapan, doa dan support-nya. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan ridho, rahmat, dan perlindungannya untuk kita semua,” ujar Wahyu Sabrudin.
Sebelumnya, Teuku Rahmatsyah dilantik sebagai Kajari Medan pada 10 Agustus 2020, yang sebelumnya bertugas sebagai Kajari Pamekasan, Jawa Timur.
Sementara Wahyu Sabrudin dilantik sebagai Kajari Medan pada 26 Agustus 2022 menggantikan Teuku Rahmatsyah, yang dipromosikan sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati DKI Jakarta.
Wahyu sebelum dilantik jadi Kajari Medan, pernah menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kalimantan Barat serta Kajari Langkat, Sumatera Utara, dan Kajari Tanjung Perak, Jawa Timur.
Pewarta: Aris Rinaldi NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026