Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus mendorong percepatan pembentukan koperasi desa nelayan melalui koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta. Pertemuan itu turut difasilitasi oleh Todung Mulya Lubis.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah konkret percepatan realisasi koperasi desa nelayan di wilayah pesisir Madina, termasuk penguatan sarana pendukung bagi aktivitas nelayan.
dr Faisal seorang pejabat OPD yang mendampingi kunjungan tersebut menyampaikan bahwa KKP telah menurunkan tim ke Kecamatan Batahan untuk melakukan kajian lapangan. Pemerintah daerah diminta aktif berkoordinasi guna memastikan program berjalan sesuai rencana.
“KKP sudah menurunkan tim dan diminta untuk memperpanjang masa tugas di Mandailing Natal,” ujarnya.
Selain itu, rencana pembangunan fasilitas penyangga kapal nelayan di sepanjang kawasan pesisir juga menjadi salah satu fokus pembahasan. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mendukung operasional nelayan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor perikanan.
Bupati Saipullah menyebutkan sedikitnya lima titik potensial telah diusulkan sebagai lokasi pengembangan koperasi desa nelayan. Seluruh usulan tersebut akan melalui tahap verifikasi oleh KKP sebelum direalisasikan.
Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Jakarta, Pemkab Madina juga menjalin komunikasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga terkait agenda strategis lainnya, seperti optimalisasi sektor perkebunan sawit, pembangunan infrastruktur jalan, penguatan ekonomi alternatif, serta peningkatan pasokan listrik di wilayah Pantai Barat.
Pewarta: HolikEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026