Deli Serdang (ANTARA) - Bupati Deliserdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, melakukan  peninjauan  progres pembangunan kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara di Desa Saintis, Kecamatan Percut Sei Tuan,  Selasa (21/4).

Dalam  kegiatan itu, Bupati bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, termasuk Camat Percut Sei Tuan dan Lurah  didampingi Rektor, Prof.Dr.Agussani, MAP  melihat langsung proses pembangunan auditorium, sport hall dan masjid yang dipersiapkan untuk pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiah  Tahun 2027.

Dalam kesempatan itu,  Bupati, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.KED (PD), Sp.PD, menyampaikan, kunjungan ke lokasi pembangunan kampus terpadu  sebagai apresiasi dan dukungan  kepada UMSU yang ditunjuk  untuk  lokasi Muktamar Muhammadiyah. Keberadaan kampus terpadu UMSU ini juga sekaligus memberikan harapan  dampak positif yang mendorong peningkatan ekonomi warga sekitar.

"Hadirnya UMSU di Desa Saintis, Kecamatan Percut Sei Tuan tentunya akan memicu dampak positif bagi masyarakat, secara ekonomi, sosial, disamping  peningkatan kualitas pendidikan," katanya. 

Bupati juga mengungkapkan, kehadirannya di kampus terpadu UMSU sebagai wujud kerjasama dan  hubungan silaturahim  yang terjalin baik.  Hubungan baik ini tentunya  harus  ditindaklanjuti dengan hasil yang lebih  baik.

Dalam kunjungan itu, Bupati melihat dari dekat para pekerja bangunan yang sibuk menjalankan  aktifitas.  Terdapat tiga unit bangunan besar yang sedang dalam tahap  penyelesaian yakni, Auditorium Berkemajuan dengan kapasitas 7000  orang, sport hall, dan masjid KH Ahmad Dahlan

Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.KED (PD), Sp, dalam.kunjungan itu juga menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PTPN  untuk membangun  jalan  alternatif menuju kampus terpadu UMSU sehingga  transportasi  bisa lebih lancar.  Pembangunan jalan alternatif ini juga untuk mendukung  sukses pelaksanaan muktanar  yang dihadiri  warga Muhammadiyah dari seluruh Indonesia dan perwakilan sejumlah negara.

Adanya jalan alternatif membuat akses masuk dan keluar dari Kampus terpadu UMSU tidak lagi hanya dari Jalan Raya  Sampali dan  PT Kawasan Industri Medan. Jalan  baru yang direncanakan nantinya juga bisa mempersingkat jalur menuju dan keluar kampus melalui akses tol.

Sebelumnya Rektor UMSU, Prof.Dr.Agussani, MAP menjelaskan, progres pembangunan dan  site plan kampus terpadu UMSU.  Selain pembangunan auditorium berkapasitas 7000 pengunjung, dan sport hall yang menampung 2500 orang, juga  sedang dibangun masjid KH Ahmad Dahlan.

Di kampus terpadu UMSU juga terdapat dua bangunan SPPG untuk mendukung Program Pemerintah Makan Bergizi gratis.  Menariknya UMSU juga menyiapkan rantai pasok pangan berupa lahan pertanian dan kebun buah-buahan.

Rektor juga menjelaskan, keberadaan lahan kebun kelapa sawit UMSU di Desa  Namo Tualang, Sibiru biru seluar 20  hektar. Di lahan itu juga terdapat SPPG MBG   untuk para siswa di daerah sekitar.

Hadir dalam kegiatan itu,  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan  Rakyat, Drs.Zainal Abidin Hutagalung, MAP, Kadis SDA BMBK, Janso Sipahutar, ST, MT, Kadis Ciptakarya dan Tata Ruang, Rachmadsyah, ST, Kadis Lingkungan Hidup, Rio Laka Dewa, SSTP, MAP, Kadis Kesehatan,dr. Tetti Rosanti Keliat, Kadis Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan), Sandra Dewi Situmorang, SSTP, MSi, Camat Percut dan Lurah. Dari UMSU hadir Wakil Rektor II, Prof.Dr.Akrim, MPd, WR III, Dr.Rudianto, MSi, para dekan dan Kepala biro.



Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026