Medan (ANTARA) - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatera Utara menyebutkan adanya kegiatan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) memperkuat produk usaha mikro kecil dan menegah (UMKM) lokal untuk siap ekspor.
"Kegiatan itu mendorong UMKM lokal untuk ekspor dan berdaya saing tinggi," ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut Rudy Brand Hutabarat di Medan, Minggu.
Rudy melanjutkan untuk itu, pihaknya akan melakukan kurasi dan branding produk guna meningkatkan kapasitas, serta sertifikasi produk UMKM tersebut.
"Di kegiatan KKSU itu juga ada buyer dari luar negeri yang datang ke kami untuk melakukan kerja sama," kata dia.
Selain itu, Rudy mengatakan, pihaknya akan melakukan optimalisasi pembiayaan dengan pihak perbankan dalam pembinaan yang dilakukan UMKM.
"Jadi kegiatan KKSU itu akan menampilkan UMKM yang mempunyai kualitas yang baik, nantinya produknya bisa dibeli dengan berdasarkan daya saing tinggi baik di lokal maupun mancanegara," ucapnya.
Oleh karena itu, KKSU yang digelar 18-20 Juli 2025 di Medan, Sumut, itu dilakukan melalui peningkatan substansi program, agar mampu menghasilkan ekonomi berkelanjutan.
Inovasi dan pembaruan KKSU difokuskan untuk perluasan akses pasar dari lokal menuju "go global", dan perluasan kolaborasi dengan berbagai mitra dan UMKM.
KKSU melibatkan 46 UMKM dan desainer lokal, yang siap berdaya saing untuk di pasarkan ke liar negeri.
Sebelumnya, BI Sumut mencatat secara keseluruhan pencapaian KKSU 2024 dengan total transaksi senilai Rp91,7 miliar.
Pendapatan itu berasal dari penjualan di antaranya road to KKSU sebesar Rp32,8 miliar dengan rincian F1Powerboat mencapai Rp203 juta, penjualan pra KKSU Rp26 miliar.
Kemudian penjualan di pameran KKSU secara offline Rp2,4 miliar dan penjualan secara daring Rp516 juta, serta transaksi ekspor UMKM mencapai Rp55 miliar.
