Petugas POPT-PHP Angkola Muaratais - Batang Angkola Ali Husni Dalimunthe, mengatakan perburuan hama tikus dalam rangka menyambut musim tanam Oktober 2022.
"Ada sebanyak 250 ekor hama tikus berhasil ditangkap mati," tegasnya. Peralatan yang mereka gunakan berburu tikus itu kompor tembak dan tiran.
Hama tikus, menurut dia, sangat-sangat meresahkan petani. Dampaknya produksi petani sawah bisa menurun bahkan gagal panen.
"Karenanya kita sungguh pro aktif melakukan gropyokan hama tikus untuk menjaga panen petani sawah di wilayah ini," katanya.
Gropyokan di lahan kosong dengan luas baku sawah sekitar 60 hektare ini melibatkan para kelompok tani dan masyarakat juga unsur Forkopimcam yakni Camat, Koramil, Polsek, BPP Batang Angkola, PPL, dan Lurah.
"Sebelum memasuki musim tanam kita sudah sepakat akan melalukan gropyokan hama tikus di wilayah lumbung pangan Tapsel, Batang Angkola ini secara berkesinambungan," katanya.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.