• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Minggu, 15 Maret 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • BI Sumut perkuat sinergi tingkatkan pertumbuhan ekonomi pascabencana

        BI Sumut perkuat sinergi tingkatkan pertumbuhan ekonomi pascabencana

        Sabtu, 14 Maret 2026 8:34

        Polda - Bulog Sumut gelar GPM tekan harga panga jelang Lebaran 2026

        Polda - Bulog Sumut gelar GPM tekan harga panga jelang Lebaran 2026

        Sabtu, 14 Maret 2026 8:28

        Bulog Sumut perkuat kemitraan, jaga stabilitas harga minyak goreng

        Bulog Sumut perkuat kemitraan, jaga stabilitas harga minyak goreng

        Jumat, 13 Maret 2026 16:57

        Galaxy S26 Series tiba di tangan konsumen, Samsung gelar Galaxy Unboxing Day

        Galaxy S26 Series tiba di tangan konsumen, Samsung gelar Galaxy Unboxing Day

        Jumat, 13 Maret 2026 16:00

        Jumat pagi ini emas Antam turun Rp21.000 ke angka Rp3,021 juta/gr

        Jumat pagi ini emas Antam turun Rp21.000 ke angka Rp3,021 juta/gr

        Jumat, 13 Maret 2026 13:19

    • Hukum dan Kriminal
      • Pemerintah kecam kekerasan terhadap Andrie Yunus

        Pemerintah kecam kekerasan terhadap Andrie Yunus

        Sabtu, 14 Maret 2026 21:39

        Tindaklanjut instruksi Menteri Imipas, Imigrasi Sumut gelar aksi distribusi 5.000 paket kebaikan di Ramadhan

        Tindaklanjut instruksi Menteri Imipas, Imigrasi Sumut gelar aksi distribusi 5.000 paket kebaikan di Ramadhan

        Sabtu, 14 Maret 2026 18:26

        Imigrasi Belawan deportasi warga Belgia langgar aturan keimigrasian

        Imigrasi Belawan deportasi warga Belgia langgar aturan keimigrasian

        Sabtu, 14 Maret 2026 16:41

        Imigrasi Belawan gelar layanan eazy paspor di Pengadilan Tinggi Medan

        Imigrasi Belawan gelar layanan eazy paspor di Pengadilan Tinggi Medan

        Sabtu, 14 Maret 2026 13:55

        Pengumuman layanan Keimigrasian selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah

        Pengumuman layanan Keimigrasian selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah

        Sabtu, 14 Maret 2026 12:05

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Meneguhkan Kewajiban Zakat dan Menguatkan Sinergi Wakaf, Infaq dan Sadaqah dalam Membangun Ekonomi Umat

          Meneguhkan Kewajiban Zakat dan Menguatkan Sinergi Wakaf, Infaq dan Sadaqah dalam Membangun Ekonomi Umat

          Rabu, 4 Maret 2026 11:31

          Keuangan publik Islam dari zakat ke sadaqah, infaq dan wakaf

          Keuangan publik Islam dari zakat ke sadaqah, infaq dan wakaf

          Selasa, 3 Maret 2026 20:42

          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Afirmasi negara dan pentingnya penataan tata kelola pendidikan keagamaan

          Jumat, 6 Februari 2026 9:15

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

      • Peristiwa
        • Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan saluran 2.000 paket sosial untuk nazir di Medan

          Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan saluran 2.000 paket sosial untuk nazir di Medan

          Sabtu, 14 Maret 2026 19:58

          Imigrasi Sumut distribusikan 5.000 Paket kebaikan di Bulan Ramadan

          Imigrasi Sumut distribusikan 5.000 Paket kebaikan di Bulan Ramadan

          Sabtu, 14 Maret 2026 19:40

          BMKG prakirakan hujan petir di sejumlah kota pada Rabu

          BMKG prakirakan hujan petir di sejumlah kota pada Rabu

          Rabu, 11 Maret 2026 6:43

          Data ungkap kematian ibu hamil dan kekerasan anak masih tinggi

          Data ungkap kematian ibu hamil dan kekerasan anak masih tinggi

          Selasa, 10 Maret 2026 16:13

          BMKG prakirakan hujan masih turun di sejumlah wilayah Indonesia

          BMKG prakirakan hujan masih turun di sejumlah wilayah Indonesia

          Selasa, 10 Maret 2026 10:18

      • Cuaca
        • Sebagian Sumatera Utara berpotensi hujan pada Sabtu, catat wilayahnya

          Sebagian Sumatera Utara berpotensi hujan pada Sabtu, catat wilayahnya

          Sabtu, 14 Maret 2026 12:08

          UINSU perkuat sinergi dengan media demi kemajuan universitas

          UINSU perkuat sinergi dengan media demi kemajuan universitas

          Kamis, 12 Maret 2026 16:54

          BMKG: Waspadai potensi gelombang tinggi di perairan Sumatera Utara

          BMKG: Waspadai potensi gelombang tinggi di perairan Sumatera Utara

          Senin, 2 Maret 2026 12:32

          Mendes puji Gubernur Sumut kawal Nias Utara dari status tertinggal

          Mendes puji Gubernur Sumut kawal Nias Utara dari status tertinggal

          Kamis, 26 Februari 2026 5:45

          Pemkot Medan gelontorkan Rp2,9 miliar gelar Ramadhan Fair XX 2026

          Pemkot Medan gelontorkan Rp2,9 miliar gelar Ramadhan Fair XX 2026

          Selasa, 24 Februari 2026 22:05

      • Foto
        • Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

          Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

          Selasa, 3 Maret 2026 15:07

          Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

          Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

          Jumat, 20 Februari 2026 17:48

          Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

          Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

          Sabtu, 14 Februari 2026 18:45

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

          Senin, 26 Januari 2026 16:18

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

      • Video
        • KAI Divre I Sumut tes NAPZA 30 petugas operasional jelang lebaran

          KAI Divre I Sumut tes NAPZA 30 petugas operasional jelang lebaran

          Sabtu, 14 Maret 2026 0:14

          Gerebek tambang ilegal di Tapsel, Polda Sumut tetapkan dua tersangka

          Gerebek tambang ilegal di Tapsel, Polda Sumut tetapkan dua tersangka

          Jumat, 13 Maret 2026 0:15

          Jasamarga pastikan tol Belmera dan MKTT siap layani pemudik lebaran

          Jasamarga pastikan tol Belmera dan MKTT siap layani pemudik lebaran

          Kamis, 12 Maret 2026 19:59

          Bulog salurkan 4.518 ton beras bantuan untuk warga Medan

          Bulog salurkan 4.518 ton beras bantuan untuk warga Medan

          Rabu, 11 Maret 2026 15:11

          KPPU cek harga bahan pokok di pasar Kota Medan jelang lebaran

          KPPU cek harga bahan pokok di pasar Kota Medan jelang lebaran

          Senin, 9 Maret 2026 17:54

      Cara Korea Selatan dan Vietnam perangi COVID-19

      Rabu, 6 Mei 2020 11:46 WIB 3396

      Cara Korea Selatan dan Vietnam perangi COVID-19

      Petugas medis mengambil sampel penumpang KRL Commuter Line saat tes swab di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (27/4/2020). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.

      Jakarta (ANTARA) - "Kami punya pesan sederhana untuk semua negara; tes, tes, tes."

      Kalimat ini dilontarkan 16 Maret silam oleh Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus ketika badan PBB urusan kesehatan ini menilai uji COVID-19 yang merupakan penyakit akibat virus corona adalah cara terbaik dalam memperlambat laju penularan virus ganas yang berasal China yang kini sudah merenggut 240-an ribu nyawa di seluruh dunia tersebut.

      Tanpa tes COVID-19, kata Ghebreyesus, kasus virus corona tak bisa diisolasi dan rantai infeksi tak akan bisa diuraikan.

      Bahkan, para pakar kesehatan menyebutkan, tes yang ekstensif bisa mengidentifikasi orang yang memiliki plasma darah mengandung antibodi khusus COVID-19 yang pernah menjadi sebuah pendekatan dalam melawan pandemi flu 1918.

      Tetapi, sebulan sebelum bos WHO yang pakar mikrobiologi dan malaria dari Ethiopia itu berbicara demikian, Korea Selatan sudah melancarkan rangkaian tes yang agresif.

      Korea Selatan pula yang 1 Mei lalu dipuji Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres karena berhasil menjinakkan COVID-19 sehingga dunia disebutnya pantas meneladani Korea Selatan.

      Kamis 30 April negara itu untuk pertama kalinya menyatakan tidak ada kasus baru COVID-19 ditemukan di sana.

      Korea Selatan, selain Taiwan dan Jepang, adalah negara yang sangat dekat dengan muasal yang pernah menjadi episentrum virus corona global di Wuhan, China.

      Namun "hanya" ada 247 korban meninggal dunia akibat penyakit ini di Korea Selatan, dari 10.765 kasus terkonfirmasi yang 9.059 di antaranya sembuh.

      Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan Italia, Spanyol, Inggris dan Amerika Serikat di mana puluhan ribu nyawa melayang direnggut COVID-19.

      Bagaimana Korea Selatan bisa seberhasil itu?

      Bergerak bagai tentara

      Sudah banyak orang yang membahasnya, namun yang paling sering disorot dunia adalah keberhasilannya dalam melakukan tes COVID-19 skala luas nan masif seperti kemudian dipesankan oleh Dirjen WHO kepada dunia.

      Keberhasilan Korea Selatan itu salah satunya dibeberkan oleh Reuters pada 18 Maret 2020.

      Memang sudah lama sekali, namun masih tetap aktual, terutama karena banyak negara yang masih sedikit dalam melakukan tes COVID-19, salah satunya Indonesia.

      Cerita sukses Korea Selatan diawali ketika akhir Januari silam ketika para pejabat kesehatan Korea Selatan bergegas mengumpulkan para wakil dari sekitar 20 perusahaan kesehatan di sebuah ruang konferensi yang berada di kompleks stasiun kereta api Seoul.

      Salah seorang pejabat yang juga pakar penyakit menular terkemuka negara itu menyampaikan pesan penting: Korea Selatan harus sesegera mungkin menggelar tes virus corona guna mendeteksi virus yang saat itu baru merajalela di China.

      Si pejabat menjanjikan akses dan izin, termasuk jaminan perlindungan komersial, kepada perusahaan-perusahaan yang diajak bertemu itu.

      Kendati cuma ada empat kasus terkonfirmasi di Korea Selatan saat itu, para pejabat negeri ini sudah menduga wabah dari China itu bakal segera menjadi pandemi, jauh sebelum WHO mengumumkannya demikian pada 13 Maret 2020.

      "Kami gugup sekali. Kami yakin wabah ini bisa berkembang menjadi pandemi," kata Lee Sang-won, ahli penyakit menular pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Korea, kepada Reuters. "Kami pun bergerak bagaikan tentara."

      Sepekan setelah pertemuan 27 Januari, CDC Korea Selatan menyetujui uji diagnostik sebuah perusahaan. Disusul perusahaan lainnya.

      Akhir Februari, Korea Selatan menjadi buah bibir dunia berkat pola skrining drive-through-nya dan kemampuannya dalam menguji ribuan orang setiap hari.


      Cerita dari Vietnam

      Tujuh pekan setelah pertemuan di stasiun kereta bawah tanah itu, Korea sudah menguji lebih dari 290.000 orang dan mengidentifikasi lebih dari 8.000 kasus infeksi. Dan kasus pun terdeteksi sejak awal sehingga angka infeksi dan korban ditekan sedrastis mungkin.

      Negara lain yang menarik perhatian adalah Vietnam yang sampai 30 April lalu hanya mencatat 270 kasus tanpa seorang pun meninggal dunia.

      Negeri yang berbatasan langsung dengan China itu mempraktikkan strategi drakonian atau kejam dalam membendung pandemi yang disebut harian Inggris, The Guardian, berpijak kepada empat fondasi; kesegeraan waktu, kontrol infeksi yang agresif, mobilisasi penduduk, dan buka-bukaan soal penyakit ini sejak awal.

      Vietnam yang seperti Korea Selatan belajar dari pengalaman wabah SARS, tak mau disusul waktu.

      Pada 28 Januari ketika hanya ada satu kasus terkonfirmasi di sini, pemerintah mereka buka-bukaan kepada rakyatnya dengan menyatakan ribuan orang berpotensi terpapar virus ini.

      Transparansi ini demi membuat rakyatnya maklum jikalau negara menempuh langkah-langkah drastis di kemudian waktu.

      Dan langkah yang ditempuh Vietnam lebih dari sekadar drastis bahkan melampaui apa yang tidak direkomendasikan WHO, misalnya menutup seluruh penerbangan ke dan dari negeri ini yang waktu itu belum direkomendasikan WHO.

      Negeri ini mewajibkan penduduknya mengenakan masker sejak awal Januari ketika WHO baru mengeluarkan rekomendasi wajib masker akhir Januari.

      Vietnam menyadari infrastruktur kesehatannya tak sehebat negara lain sehingga bisa kewalahan seperti Ekuador jika tidak siap. Untuk itu mereka fokus kepada strategi keras dengan tes COVID-19 massal dan penelusuran kontak yang agresif.

      Negara ini sudah melakukan hal seperti ini 17 tahun silam saat diserang wabah SARS. Bedanya kini, strategi ini dilancarkan besar-besaran. Hasilnya, sampai 30 April, Vietnam sudah melakukan 261.004 tes dan memasukkan puluhan ribu orang dalam isolasi.

      Agresif sekali

      Strategi tes dan penelusuran kontak negeri ini didasarkan kepada empat prinsip yang langsung diumumkan me nteri kesehatannya. Hampir sama seperti diterapkan Indonesia kemudian yang mengkategorikan pasien ke dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasian Dalam Pengawasan (PDP), dan Suspect.

      Bedanya Vietnam mengadopsi tindakan superkeras, semisal langsung mengkarantina lingkungan, desa atau bahkan kota begitu diketahui ada pasien COVID-19 serius di situ.

      Setiap pasien baru terduga COVID-19 langsung diharuskan menjalani serangkaian tes sehingga Vietnam sudah mengetes hampir 800 orang untuk setiap kasus baru terkonfirmasi. Menurut Reuters, angka ini adalah paling tinggi di dunia dalam kategori ini.

      Vietnam juga menciptakan sendiri alat tes standard WHO yang bahkan kemudian diekspor ke Eropa dan Amerika Serikat.

      Tes penelusuran kontaknya luar biasa agresif sehingga mungkin bisa membuat marah para pembela HAM dan privasi. Bagaimana tidak, negara ini reguler membeberkan riwayat perjalanan pasien baru entah itu di medsos maupun di surat kabar, agar orang waspada tanpa harus mengucilkan si pasien dan kerabatnya.

      Baca juga: Kaum muda kebanyakan tidak sadar terinfeksi COVID-19

      Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Ekuador lampaui 30.000 kasus

      Tak cukup dengan itu, setiap orang yang baru masuk Vietnam diwajibkan menguraikan riwayat perjalanannya dan kemudian mendapatkan semacam pernyataan sehat. Jika bohong, penjara adalah ganjarannya.

      Sejak awal pemerintah Vietnam sudah memaklumatkan upaya membendung COVID-19 ini layaknya perang sampai-sampai para dokter dan perawat di negeri ini disebut sebagai para "prajurit pandemi" yang di negara-negara Barat disanjung dan dihormati sebagai para pekerja kesehatan garis depan.

      Semua dimobilisasi, termasuk rakyat yang agresif didorong tahu detail virus ini lewat media sosial, pesan teks, dan siaran televisi, bahkan dalam menggalang solidaritas nasional.

      Sejak awal pandemi, sikap Vietnam jelas yakni ingin melindungi reputasinya sebagai "negara aman". Sikap berani buka-bukaan sejak awal mengenai bahayanya penyakit ini tak saja mempertahankan reputasi negeri ini sebagai negara aman, namun juga menguatkan kepercayaan kepada rezim.

      10.000 tes sehari

      Ada banyak cerita serupa itu di belahan bumi lainnya. Agra di India atau Jerman yang disebut-sebut cerita sukses di Eropa, juga melakukannya.

      Dua negara di sebelah selatan Indonesia, yakni Australia dan Selandia Baru, juga dipuji karena selain menerapkan langkah-langkah terkeras dalam membatasi manusia guna mencegah penyebaran virus, juga melancarkan tes COVID-19 dan pelacakan kontak terpapar virus yang ekstensif.

      Indonesia disebut-sebut masih minim dalam soal tes COVID-19 ini.

      Survei Amrta Institute yang disiarkan online pada 4 Mei 2020 sendiri menunjukkan persentase tes COVID-19 Indonesia belum mencapai 0,1 persen dari jumlah penduduk ketika di beberapa negara rata-rata di atas 1-2 persen.

      Survei ini menunjukkan Indonesia baru melakukan tes terhadap 86.985 dari total 237 juta penduduk atau sekitar 0,032 persen. Padahal, menurut Amrta Institute, jumlah tes yang rendah tak bisa menggambarkan peta utuh penyebaran COVID-19 sehingga jika tak memiliki peta yang utuh maka respons kebijakan pun bisa tidak tepat.

      Pemerintah Indonesia sendiri agaknya mendengarkan semua suara seperti ini, apalagi Presiden Joko Widodo sendiri telah lama memasang target 10.000 tes COVID-19 setiap hari.

      Dan setelah sekian hari menanti, pada Minggu 3 Mei via saluran YouTube, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro menyatakan 10 ribu kit rapid-test Corona siap digunakan mulai 8 Mei nanti.

      Sebuah kabar menggembirakan bagi upaya Indonesia dalam menekan lebih dalam lagi jumlah kasus COVID-19 pada tingkat paling minimal.

      Pewarta: Jafar M Sidik
      Editor : Juraidi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Mantan Kadinkes Sumut tempuh PK dalam perkara korupsi APD COVID-19

      Mantan Kadinkes Sumut tempuh PK dalam perkara korupsi APD COVID-19

      10 Februari 2026 23:39

      Kejati Sumut diminta tindaklanjuti putusan MA soal dana COVID-19 di Samosir

      Kejati Sumut diminta tindaklanjuti putusan MA soal dana COVID-19 di Samosir

      9 Februari 2026 16:51

      PT Medan perberat hukuman PPK pengadaan APD COVID-19 di Dinkes Sumut, segini vonisnya

      PT Medan perberat hukuman PPK pengadaan APD COVID-19 di Dinkes Sumut, segini vonisnya

      2 Juni 2025 22:06

      Hukuman mantan Sekretaris Dinkes Sumut Aris Yudhariansyah diperberat, segini vonisnya

      Hukuman mantan Sekretaris Dinkes Sumut Aris Yudhariansyah diperberat, segini vonisnya

      18 Mei 2025 23:08

      Hakim vonis mantan Sekretaris Dinkes Sumut empat tahun penjara korupsi APD COVID-19

      Hakim vonis mantan Sekretaris Dinkes Sumut empat tahun penjara korupsi APD COVID-19

      10 Maret 2025 20:13

      Mantan Sekretaris Dinkes Sumut dituntut 9 tahun penjara, ini kasusnya

      Mantan Sekretaris Dinkes Sumut dituntut 9 tahun penjara, ini kasusnya

      13 Februari 2025 18:45

      Wamenkes minta masyarakat tidak  terlalu khawatirkan HMPV

      Wamenkes minta masyarakat tidak terlalu khawatirkan HMPV

      17 Januari 2025 09:52

      Mantan Sekdis Kesehatan Sumut didakwa korupsi pengadaan APD Covid-19 Rp24 miliar

      Mantan Sekdis Kesehatan Sumut didakwa korupsi pengadaan APD Covid-19 Rp24 miliar

      1 November 2024 19:50

      Terkini

      • Pemerintah kecam kekerasan terhadap Andrie Yunus

        Pemerintah kecam kekerasan terhadap Andrie Yunus

        6 jam lalu

      • Mahasiswa Universitas Aufa Royhan bantu 165 warga terdampak longsor di Desa Tandihat

        Mahasiswa Universitas Aufa Royhan bantu 165 warga terdampak longsor di Desa Tandihat

        7 jam lalu

      • Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan saluran 2.000 paket sosial untuk nazir di Medan

        Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan saluran 2.000 paket sosial untuk nazir di Medan

        8 jam lalu

      • Imigrasi Sumut distribusikan 5.000 Paket kebaikan di Bulan Ramadan

        Imigrasi Sumut distribusikan 5.000 Paket kebaikan di Bulan Ramadan

        8 jam lalu

      • Tindaklanjut instruksi Menteri Imipas, Imigrasi Sumut gelar aksi distribusi 5.000 paket kebaikan di Ramadhan

        Tindaklanjut instruksi Menteri Imipas, Imigrasi Sumut gelar aksi distribusi 5.000 paket kebaikan di Ramadhan

        9 jam lalu

      Foto

      Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

      Stosa Cultural Festival 2026 : Wadah Seni dan Keberagaman Budaya SMA Santo Thomas 1 Medan

      Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

      Berburu pakat untuk menu berbuka puasa

      Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

      Kodam I/Bukit Barisan  Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Mahasiswa Polmed ciptakan game edukasi pemilahan sampah

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Terpopuler

      Polisi Tapsel gagalkan dugaan balap liar delapan remaja dibina

      Polisi Tapsel gagalkan dugaan balap liar delapan remaja dibina

      Dibalik pencabutan izin Tambang Martabe, ada mimpi mahasiswi IPB yang terancam padam

      Dibalik pencabutan izin Tambang Martabe, ada mimpi mahasiswi IPB yang terancam padam

      OJK Sumut beri kesempatan pelaku usaha gadai swasta ajukan izin usaha

      OJK Sumut beri kesempatan pelaku usaha gadai swasta ajukan izin usaha

      Harga emas Antam pada Senin anjlok Rp55.000 jadi Rp3,004 juta/gram

      Harga emas Antam pada Senin anjlok Rp55.000 jadi Rp3,004 juta/gram

      Tanam jagung, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Palas apresiasi program Ketapang Polres Padang Lawas

      Tanam jagung, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Palas apresiasi program Ketapang Polres Padang Lawas

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com