Padangsidimpuan (ANTARA) - Ketua Umum Parsadaan Pelajar Alumni Padangsidimpuan dan Sekitarnya (PAPPSI) Prof.Dr.Brigjen Pol (Purn) Hoiruddin Hasibun, menegaskan organisasi harus adaptif, modern, dan tetap berakar pada budaya serta kearifan lokal.
"PAPPSI harus menjadi wadah kolaborasi alumni untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah asal, khususnya Tabagsel," kata Hoiruddin usai ditetapkan sebagai Ketum PAPPSI, secara aklamasi, di Mangrofe Resto & Cafe, Jakarta.
Dalam keterangan yang diterima, Senin (6/4), Staf Khusus Mendagri ini juga tegas menyatakan organisasi tidak boleh berjalan biasa saja, tetapi harus memiliki program nyata dan berdampak bagi masyarakat.
"Roda organisasi di jalankan secara kolektif dan kolegial. Karenanya, saya mengajak seluruh pengurus dan anggota memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam membangun organisasi," pintanya.
Ia juga menyatakan siap mendorong sinergi antara PAPPSI dan pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan. "PAPPSI siap akan memberi gagasan strategis bagi pembangunan daerah di Tabagsel," tegasnya.
Lebih jauh Hoiruddin berharap PAPPSI menjadi organisasi alumni yang kuat, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Tentu, kata dia, kebersamaan dan persatuan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi dan misi organisasi.
Salah seorang penggagas berdirinya PAPPSI, Komjen Pol (Purn) Dr. Saud Usman Nasution, dalam keterangan menilai Hoiruddin adalah sosok yang sangat tepat untuk menakhodai organisasi tersebut.
"Saya optimis berbekal pengetahuan dan pengalaman panjang yang dimiliki Hoiruddin akan menjadi modal kuat dalam membawa PAPPSI semakin maju ke depan," ujarnya
