Padang Lawas Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dalam Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah kembali mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan sekaligus membantu beban ekonomi masyarakat di wilayah ini.
"Harapan kita selama Ramadhan atau menjelang Idul Fitri harga bahan pangan bisa dapat stabil," ujar Bupati Paluta Reski Basyah Harahap melalui Kepala Dinas Ketapang Ridi A.P, Rabu.
Ia menyebut gerakan ini mengambil lokasi strategis di Halaman Depan Masjid Raya Gunungtua, Kecamatan Padangbolak, Rabu.
Adapun bahah pokok yang disediakan di bawah harga pasar tersebut di antaranya beras SPHP 1,5 Ton, bawang merah, cabai merah masing-masing 30 kilogram, gula putih 50 kg, serta telur ayam sebanyak 1.200 butir.
Menurut Ridi gerakan seperti ini sudah beberapa kali dilaksanakan selama dalam Bulan Suci Ramadhan ini. "Ini juga langkah strategis kita mengantisipasi naiknya harga bahan pangan apalagi disaat puasa dan menjelang lebaran," ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ridi A.P, mengatakan bahwa kegiatan GPM merupakan salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kita berupaya memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap aman dan harga tetap stabil, sehingga daya beli masyarakat dapat terjaga, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadan,” ujarnya.
Kata Ridi, cukup tinggi animo warga dalam Gerakan Pangan Murah tersebut. Hal itu terlihat ramainya pembeli. Hanya dalam hitungan jam sejumlah komoditas bahan pangan ludes terjual.
"Oleh karena itu, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan berkomitmen akan terus menghadirkan program-program pro rakyat, seperti GPM serta program yang lainnya," tutup Ridi.
