Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyediakan sekitar 70 ton daging kerbau beku untuk Gerakan Pangan Murah (GPM) di wilayah tersebut guna menjaga stabilitas harga pangan pada Ramadhan 1447 Hijriah.
"Kami memiliki stok daging kerbau beku sekitar 70 ton di gudang. Pada pekan ini dimungkinkan siap didistribusikan dalam kegiatan GPM," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Selasa.
Budi melanjutkan penyaluran daging kerbau beku tersebut dilakukan melalui kegiatan GPM yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Ia mengatakan dalam kegiatan GPM tersebut, selain daging kerbau beku, juga disalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng merek MinyaKita.
"Untuk harga daging beku tersebut masih dalam pembahasan dengan Pemerintah Provinsi Sumut karena terdapat subsidi. Harganya kemungkinan lebih rendah dari harga pasar," ucapnya.
Menurut dia, dengan adanya subsidi tersebut, harga daging kerbau beku diperkirakan berkisar Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.
"Pendistribusian ditargetkan dimulai pada pekan ini dalam rangka kegiatan GPM selama bulan suci Ramadhan," ucapnya.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara Charles T.H. Situmorang mengatakan pelaksanaan GPM direncanakan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
"Komoditas yang dijual antara lain daging ayam, gula pasir, beras, MinyaKita, sebagai upaya stabilisasi harga agar masyarakat nyaman dalam berpuasa dan menyambut Lebaran 2026," ujarnya.
Selain itu, ia menambahkan, pihaknya juga menurunkan tim untuk memantau harga bahan pokok tetap stabil di pasar maupun di tingkat produsen.
"Kami juga memantau kualitas produk tersebut, baik terkait masa kedaluwarsa maupun kehalalan yang bekerja sama dengan BPOM dan instansi terkait," katanya.
