Medan (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Utara meningkatkan edukasi kepada warga di Kota Pematangsiantar mengenai perlindungan kekayaan intelektual.
“Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap pentingnya perlindungan karya intelektual, sekaligus mendorong kepatuhan pembayaran royalti sebagai bentuk perlindungan hak ekonomi para pencipta,” ujar Kepala Kemenkum Sumut Ignatius Mangantar Tua Silalahi di Pematangsiantar, Selasa.
Ia mengatakan kekayaan intelektual saat ini memiliki nilai yang semakin tinggi dan berkembang menjadi aset ekonomi dengan nilai komersial yang signifikan.
Karena itu, perlindungan terhadap karya cipta perlu terus diperkuat agar para pencipta dapat memperoleh manfaat ekonomi yang layak dari karya yang dihasilkan.
“Kepatuhan terhadap kewajiban pembayaran royalti, serta penghormatan terhadap hak cipta merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pemanfaatan karya intelektual yang sehat dan berkeadilan,” katanya.
Ignatius menambahkan dengan meningkatnya kesadaran hukum, masyarakat diharapkan tidak hanya memanfaatkan karya, tetapi juga menghargai hak ekonomi para pencipta.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan hak cipta serta kewajiban pembayaran royalti dalam pemanfaatan karya intelektual.
Selain itu, kegiatan edukasi tersebut juga memberikan pendampingan teknis terkait proses pengajuan permohonan kekayaan intelektual serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban pemegang kekayaan intelektual.
“Langkah itu penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran KI sekaligus memastikan hak ekonomi para pencipta tetap terlindungi,” katanya.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesadaran bersama dalam menghormati dan melindungi karya intelektual.
“Upaya ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemanfaatan karya cipta yang tertib hukum, adil, serta memberikan manfaat bagi pencipta, pelaku usaha, dan masyarakat luas,” kata Ignatius.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.