Madina (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) kembali menerima bantuan tahap ketiga dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah tersebut.
Bantuan diserahkan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian, Ali Jamil Harahap, dan diterima langsung oleh Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, di Rumah Dinas Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan, Kamis, (25/12).
Pada tahap ketiga ini, bantuan yang diterima Pemkab Madina antara lain bahan pokok dan sembako, makanan siap saji serta camilan, minuman dan kebutuhan bayi, perlengkapan kebersihan dan kebutuhan pribadi, serta pakaian dan selimut.
Pada kesempatan itu, Bupati didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, serta Kepala Pelaksana BPBD Madina Mukhsin Nasution.
Bupati Saipullah menyampaikan bahwa bantuan yang diangkut menggunakan dua truk tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.
“Tentu kami, pemerintah daerah beserta seluruh jajaran dan masyarakat, kembali menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Bapak Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Pertanian beserta seluruh jajaran atas bantuan tahap ketiga ini,” ujarnya.
Ia berharap, selain memberikan manfaat bagi masyarakat penerima, bantuan tersebut juga menjadi ladang amal bagi Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kementerian Pertanian.
“Sekali lagi terima kasih. Mudah-mudahan Allah membalas dengan kebaikan yang luar biasa,” ucap Saipullah.
Sebelumnya, pada Kamis 18 Desember 2025, Pemkab Madina juga telah menerima sekaligus menyalurkan bantuan tahap kedua dari Kementerian Pertanian.
Bantuan tersebut difokuskan kepada warga Desa Banjar Malayu, Kecamatan Batang Natal, yang sempat terisolasi akibat material longsor menutup badan jalan.
Menurut Bupati, longsor tersebut membuat 346 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.531 jiwa terisolasi. Bantuan berupa beras dan bahan kebutuhan pokok diharapkan mampu mencukupi kebutuhan pangan warga untuk 7 hingga 10 hari.
Pemkab Madina memastikan seluruh bantuan akan disalurkan secara bertahap dan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak bencana.
