Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada potensi terjadinya hujan di sebagian wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi pada Rabu besok.
"Waspadai hujan dengan intensitas sedang di wilayah pantai barat dan sebagian lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," kata Prakirawan BMKG Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa.
Ia mengatakan secara umum cuaca di Sumatera Utara untuk Rabu (4/2) pagi cerah berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan di Gunungsitoli, Nias Selatan dan Nias Utara.
Sementara pada siang hingga sore cerah berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Karo, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Sementara pada malam hari, kata dia, cerah berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah Karo dan Pakpak Bharat. Selanjutnya pada dini hari berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Labuhanbatu Selatan dan Padanglawas Utara
Suhu udara rata rata 12 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 63-98 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga barat laut dengan kecepatan 3 hingga 6 km per jam.
Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Dasmian Sulviani menyebutkan pada 3 hingga 5 Februari sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Pola angin wilayah Sumatera Utara umumnya bergerak dari barat - timur laut dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot.
Gelombang tinggi berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Nias, dan perairan barat Kepulauan Batu.
Kondisi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, khususnya perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Demikian juga dengan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
