Madina (ANTARA) - Bupati Mandailing Natal (Madina) Saipullah Nasution mengajak seluruh pihak meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan (nakes) guna mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.
Hal itu disampaikan Saipullah saat menghadiri Capping dan Pinning Day Program Studi Diploma Tiga Kebidanan dan Sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Namira yang digelar di Gedung Serba Guna H. Amru Daulay, Desa Parbangunan, Panyabungan, Sabtu (14/2).
Menurut dia, tenaga kesehatan merupakan subjek utama sekaligus pilar kelima dalam transformasi sistem kesehatan yang diusung Kementerian Kesehatan.
“Tenaga kesehatan merupakan objek sekaligus subjek utama dari pilar kelima transformasi sistem kesehatan yang diusung oleh Kementerian Kesehatan,” katanya.
Ia menjelaskan, transformasi tersebut bertujuan mengatasi ketimpangan distribusi dan kekurangan jumlah tenaga kesehatan, sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih bermutu, merata, dan berbasis kompetensi modern.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mendukung setiap program pendidikan, termasuk pendidikan kesehatan, yang berkembang di daerah tersebut. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan bersinergi dalam meningkatkan kualitas lulusan tenaga kesehatan.
Di sisi lain, Saipullah menerangkan Capping dan Pinning Day merupakan momen pengukuhan bagi mahasiswa kebidanan dan farmasi yang menandai kesiapan mereka bertransisi dari pembelajaran teoritis ke praktik klinik lapangan.
“Proses ini bermakna pengikatan janji untuk menjunjung tinggi etika profesi, dedikasi, tanggung jawab, serta komitmen melayani pasien dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pengelola yayasan dan tenaga pendidik yang telah berkontribusi mencetak tenaga kesehatan melalui Stikes Namira di Mandailing Natal.
