Medan (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni Cabang Medan, Sumatera Utara, menambah satu unit kapal dalam menghadapi arus mudik dan balik pada masa angkutan Lebaran 2026 di wilayah tersebut.
"Untuk angkutan Lebaran ada tambahan, yakni KM Ngapulu sebagai bantuan bagi KM Kelud yang selama ini beroperasi di Pelabuhan Belawan, Medan," ujar Kepala Cabang Pelni Medan Harianto Sembiring di Medan, Minggu.
Harianto mengatakan KM Ngapulu mulai beroperasi di Pelabuhan Belawan pada awal Maret 2026 nanti, guna menghadapi arus mudik dan balik pada Lebaran di wilayah tersebut.
Ia mengatakan penambahan kapal tersebut, dilakukan karena diperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang pada arus mudik maupun arus balik Lebaran di Pelabuhan Belawan.
"Kami memprediksi jumlah penumpang pada arus mudik yang berangkat dari Pelabuhan Belawan mencapai sekitar 31.000 orang," katanya.
Menurut Harianto, pemesanan tiket untuk keberangkatan menjelang Lebaran belum signifikan. Tapi, jadwal keberangkatan terdekat tersedia pada Februari.
"Karena pembelian tiket dilakukan secara daring, kami mengimbau penumpang membeli tiket jauh hari agar tidak kehabisan," ujar dia.
Selain itu, pemerintah juga memberikan stimulus tiket kepada penumpang untuk keberangkatan 11 Maret sampai 5 April 2026 sebanyak 30 persen untuk tiket ekonomi.
"Biasanya keberangkatan terbanyak dari Pelabuhan Belawan terjadi pada arus balik Lebaran karena dimungkinkan warga kembali ke daerah tempat bekerja di berbagai wilayah Indonesia," ujar dia.
Harianto menambahkan KM Ngapulu akan melayani penumpang arus mudik dan balik Lebaran untuk rute Belawan–Tanjungbalai–Batam–Jakarta, baik keberangkatan maupun kedatangan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelni Medan tambah satu kapal hadapi arus mudik pada Lebaran 2026
