Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 16 unit rumah mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Kota Medan.
Berdasarkan laporan Pusdalops Sumut di Medan, Kamis, cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu (19/11) akibat hujan deras yang disertai angin kencang.
Atas kejadian tersebut sedikitnya 56 jiwa dari 18 kepala keluarga di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan terdampak.
Jumlah pengungsi, korban jiwa maupun meninggal dunia berdasarkan laporan tercatat nihil atau tidak ada.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops Sumut.
"Berdasarkan laporan, korban luka-luka, korban meninggal, jumlah pengungsi nihil," ujarnya.
Yuyun, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan sejumlah pemangku kebijakan terkait
"Pemkot Medan telah berkoordinasi serta melakukan asesmen ke lokasi terdampak dan yang lainnya," ujarnya.
