Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat sedikitnya 1 orang mengalami luka berat akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Nias Selatan.
Berdasarkan data Pusdalops Sumut yang diterima di Medan, Selasa, tanah longsor akibat penambangan batu di Desa Hilonaha Kecamatan Onolalu yang terjadi pada 9 Maret 2026.
Akibat peristiwa naas tersebut, Pusdalops mendata satu orang yang tidak dijelaskan indentitasnya mendapat perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan berdasarkan laporan yang diterima Pusdalops tidak ada pengungsi maupun korban jiwa.
Yuyun, sapaan akrabnya mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan sejumlah pemangku kebijakan terkait
"Upaya dan penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat serta melakukan monitoring dan membantu masyarakat dalam proses evakuasi," kata dia.
Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dengan BPBD setempat dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.
"Kondisi terkini berdasarkan laporan yang diterima,korban yang terdampak tanah longsor sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penangan dan perawatan lebih lanjut," ujarnya.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026