Medan (ANTARA) - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat 3.016 orang masih mengungsi akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025 di provinsi itu.
Berdasarkan laporan yang diterima Kamis, sebanyak 3.016 jiwa dari 754 kepala keluarga (KK) masih mengungsi yang tersebar pada dua dari 20 kabupaten/kota yang dilanda bencana.
Pusdalops Sumut mencatat ribuan pengungsi tersebut tersebar di Kabupaten Tengah sebanyak 2.564 jiwa dan Kabupaten Tapanuli Selatan 452 jiwa.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.
"Data merupakan update per 5 Maret 2026 pukul 17.00 WIB," ujarnya.
Ia mengatakan berbagai upaya penanganan bencana telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.
"Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya," ujar Sri Wahyuni Pancasilawati.
Data Pusdalops Sumut menyebut 20 kabupaten/kota yang terlanda bencana alam yakni Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, dan Kota Sibolga, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdangberdagai, Kabupaten Langkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Pakpak Bharat.
