Medan, 26/8 (Antara) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merasa yakin jika target penurunan jumlah penduduk miskin di daerah itu pada 2014 akan tercapai.
Dalam nota keuangan PAPBD 2014 yang didapatkan di DPRD Sumut di Medan, Selasa, Gubernur Sumut Gatot Pujonugroho menyatakan, dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), Pemprov Sumut menargetkan kisaran persentase penurunan 9,5 persen hingga 10 persen.
Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut pada 1 Juli 2014, jumlah penduduk miskin hingga Maret sebanyak 1.286.700 jiwa atau 9,38 persen.
Jumlah penduduk miskin tersebut berkurang jika dibandingkan dengan periode sama pada 2013 yakni 1.362.400 jiwa atau 10,06 persen.
Dengan perkembangan yang ada, Pemprov Sumut memerkirakan target penurunan penduduk miskin tersebut akan tercapai dengan kisaran 9,86 persen.
Dengan berbagai program pembangunan yang dilakukan, persentase tingkat pengangguran terbuka di Sumut pada Februari 2014 mencapai 5,95 persen atau menurun dibandingkan periode sama pada 2013 yakni 6,04 persen.
Meski kondisi itu memberikan gambaran positif terhadap kemajuan pembangunan di Sumut, namun Pemprov Sumut tetap melakukan usaha keras dan konsisten sesuai fungsi SKPD masing-masing untuk menurunkan jumlah pengangguran terbuka.
Hingga akhir 2014, target tingkat pengangguaran terbuka di Sumut diharapkan dapat lebih ditekan dengan akan selesainya beberapa proyek strategis nasional yang diyakini akan membuka banyak lapangan kerja.
"Direncanakan, tingkat pengangguran terbuka hingga akhir 2014 mencapai 5,25 persen atau lebih baik dari target RPJMD 2013-2014 sebesar 5,86 persen," katanya. ***3***
(T.I023/B/H. Wahyudono/H. Wahyudono)
