Padangsidimpuan (ANTARA) - Ustadz H.Dr Sufrin Efendi Lubis, Lc.,MA., mengajak umat Islam memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak amal ibadah, termasuk amalan-amalan sederhana yang bernilai besar di sisi Allah SWT.
Hal itu disampaikannya dalam tausiyah pada 22 Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Al-Ikhlas Samora, Kota Padangsidimpuan, Kamis.
Menurut Sufrin, umat Islam sebaiknya menjadikan ibadah sebagai kebutuhan, sebagaimana yang dicontohkan generasi terdahulu yang merindukan ibadah, bukan merasa terbebani olehnya.
“Orang-orang dahulu menjadikan ibadah sebagai kebutuhan. Mereka yang menanti ibadah, bukan ibadah yang memaksa mereka,” katanya.
Ia mengatakan, Ramadhan yang telah memasuki lebih dari 20 hari seharusnya meninggalkan bekas semangat kebaikan dalam diri setiap Muslim agar terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain memperkuat ibadah spiritual, Taufik juga mengingatkan bahwa Ramadhan turut mengajarkan tanggung jawab sosial serta menjaga amanah dalam pekerjaan.
Menurut dia, keinginan memperbanyak ibadah tidak boleh membuat seseorang mengabaikan tanggung jawab yang telah menjadi kewajibannya.
“Ramadhan bukan hanya memperbaiki hubungan dengan Allah, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan sesama,” ujarnya.
Dalam tausiyah tersebut, ia juga mengajak jamaah memperbanyak amalan yang ringan namun memiliki keutamaan besar, terutama jika bertepatan dengan malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Salah satu amalan yang dianjurkan adalah memperbanyak membaca Surah Al-Ikhlas. Dalam hadis disebutkan bahwa membaca Surah Al-Ikhlas satu kali setara dengan membaca sepertiga Al Quran.
Selain itu, ia juga mengajak jamaah memperbanyak doa memohon ampunan bagi kaum Muslimin dan Muslimat.
“Siapa yang memohonkan ampunan bagi orang-orang beriman, maka Allah akan mencatat satu kebaikan untuk setiap mukmin dan mukminah yang didoakannya,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan masjid sebagai tempat ibadah. Menurutnya, membersihkan kotoran kecil di masjid saja dapat menjadi amal besar di sisi Allah SWT.
Ustadz Sufrin berharap umat Islam dapat memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah, membaca Al Quran, berzikir, dan berdoa untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026