Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memverifikasi daftar calon pemudik Program Mudik Gratis Idul Fitri 1447 H/2026 M Bersama Pemprov Sumut. 

"Hingga hari ini, kami sudah melakukan verifikasi data pemudik yang mendaftar sebanyak 4.500 peserta," ujar Sekretaris Dishub Provinsi Sumut Rochani Litiloly dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat. 

Selain itu, calon pemudik juga masih berproses untuk pengambilan tiket program mudik gratis di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan.

Sesuai standar operasional prosedur, calon pemudik harus mendaftar secara daring, dan pengambilan tiket secara offline untuk melihat keseriusan calon pemudik ini.

"Setelah proses verifikasi, calon pemudik diberikan waktu selama dua hari untuk mengambil tiket di kantor kami," tutur Rochani yang akrab disapa Ani. 

Apabila tiket tidak diambil dalam batas waktu yang ditentukan, maka pihaknya akan menghubungi calon pemudik yang bersangkutan.

Jika calon pemudik membatalkan keberangkatan, maka tim teknologi informasi Dishub Provinsi Sumut akan mencoret data dari pendaftar, dan memberikan keterangan pembatalan.

"Kami juga tetap membuka antrean pendaftaran. Apabila ada calon pemudik yang membatalkan, tetap kami berikan kuotanya kepada yang lain,” jelas Ani.

Hal ini berlaku bagi calon pemudik yang telah mendaftar program Mudik Gratis Idul Fitri 1447 H/2026 bersama Pemprov Sumut secara daring melalui laman https://mudikgratis.pemprovsu.id sejak 2 hingga 10 Maret 2026.

"Pendaftaran akan kita tutup lebih awal, apabila kuota telah terpenuhi. Saat ini jalur menuju Tabagsel (Tapanuli bagian selatan) ramai diserbu pemudik, sehingga kuotanya telah habis," tutur Rochani

Pemprov Sumut menyediakan sebanyak 5.500 kursi program mudik gratis ini dengan berbagai moda transportasi, yakni angkutan jalan, kereta api, transportasi laut hingga penyeberangan.

"Program ini menjadi solusi perjalanan pulang kampung yang aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi warga Sumatera Utara yang merayakan Lebaran di kampung halaman," ungkap Ani.

Adapun jadwal keberangkatan program mudik gratis untuk angkutan jalan pada 17, 18, dan 19 Maret 2026, sedangkan arus balik pada 26, 27, dan 28 Maret 2026.

Untuk kereta api, keberangkatan mudik dijadwalkan pada 16, dan 18 Maret 2026, sedangkan arus balik pada 27, dan 28 Maret 2026.

"Sementara angkutan laut berangkat mudik pada 16 Maret 2026, dan balik pada 23 Maret 2026. Untuk penyeberangan pada 18 Maret 2026, dan balik 25 Maret 2026," paparnya.

Rochani juga menjelaskan, transportasi darat disediakan 3.120 kursi dengan rute Medan - Gunung Tua, Medan - Sosa, Medan - Padangsidempuan, Medan - Panyabugan, Medan - Barus, dan Medan - Salak.

Untuk moda kereta api disediakan 800 kursi rute Medan–Rantau Prapat, dan 500 kursi rute Medan–Tanjungbalai, serta angkutan laut masing-masing 400 kursi rute Belawan–Batam pergi pulang.

Moda transportasi penyeberangan juga disiapkan bagi masyarakat Sumut yang mudik ke Kepulauan Nias melalui rute Sibolga–Gunungsitoli pergi pulang.

"Pemudik diharapkan dapat tiba di Sibolga pada malam hari agar dapat langsung terkoneksi dengan keberangkatan kapal pada pukul 22.00 WIB," tutur Ani lagi.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026