Medan, 11/5 (Antarasumut) - Rektor Universitas Muhammadiyah Universitas Sumatera Utara (UMSU) Drs agussani MAP melantik sebanyak 956 wisudawan-wisudawati dari berbagai fakultas di perguruan tinggi itu untuk periode pertama tahun 2013 di Gedung Capita Selekta, Sabtu.
Dalam kesempatan itu rektor mengatakan, gelar sarjana yang diraih adalah salah satu tangga menuju kesuksesan, namun untuk meraih berbagai kesuksesan kedepan tidaklah semudah apa yang dibayangkan.
"Tentunya berbagai tantangan akan menghadang di depan jalan menuju sukses tersebut. Untuk itu tentunya pula para alumni UMSU harus terus memperkuat diri dengan berbagai ilmu dan keahlian," katanya.
Selain itu rektor juga menyampaikan komitmennya dalam melaksanakan amanah PP Muhammadiyah serta kepercayaan masyarakat dalam menjalankan catur dharma perguruan tinggi.
"Dari tahun ketahun terus kita upayakan untuk ditingkatkan, mulai dari pembenahan kualitas sistem akademik terpadu, pembenahan sistem pendidikan yang melihat kebutuhan pemangku kepentingan dengan tetap mengutamakan nilai-nilai keIslaman," katanya.
Ia juga menegaskan mengenai pengembangan kualitas pengajaran diantaranya sistem kurikulum UMSU yang saat ini sudah memungkinkan mahasiswa bisa meraih gelar sarjana dalam waktu 3 tahun 7 bulan.
"Kita juga terus berbenah melengkapi sarana dan fasilitas pembelajaran secara bertahap. UMSU terus berusaha meningkatkan pengembangan sumber daya akademik dengan memberikan beasiswa pendidikan strata magister dan pendidikan Doktor, baik dalam maupun luar negeri," katanya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Prof Dr Asmuni dalam kesempatan yang sama mengatakan, meraih gelar sarjana merupakan suatu berkah yang harus disyukuri mengingat pendiri Muhammadiyah yakni Ahmad Dahlan sendiri tidak pernah mengecap pendidikan formal.
Namun berkat perjuangan dan kecerdasan yang dimilikinya, Ahmad Dahlan mampu menjadi orang yang orang penting dan diperhitungkan dunia dengan ide-ide dan pemikirannya yang brilian yakni dengan memadukan kecerdasan intelektual dan spiritual.
Kecerdasan intelektual dan spiritual inilah yang diintegralkan UMSU dalam proses pembelajaran yakni Kemuhammadiyahan, karena gabungan keduanya akan melahirkan manusia-manusia yang memiliki dedikasi untuk kemajuan umat dan negara.
"Intinya dengan kecerdasan tersebut, kita akan mampu menjawab tantangan zaman. Kunci keberhasilan adalah kerja keras dan jangan sekali-kali putus asa. Semoga kedepan alumni UMSU dapat menjadi manusia yang sukses," katanya.
Sementara Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah IA Sumatera Utara bahdin Nur Tanjung mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang setingginya kepada UMSU yang kualitasnya dari tahun ketahun terus meningkat.
Ia juga mengatakan bahwa kedepan kemajuan ekonomi di Sumatera Utara akan semakin menjanjikan seiring dengan semakin banyaknya investor yang melirik daerah itu sebagai tempat berinvestasi.
"Hal ini tentunya menjadi peluang sekaligus tantangan bagi alumni UMSU bagaimana agar bisa berperan dan memanfaatkan peluang tersebut sebaiknya. Kami yakin dengan bekal ilmu yang diperoleh selama kuliah, para alumni UMSU dapat menjawab tantangan tersebut menajadi peluang untuk kesuksesan," katanya. (KR-JRD)
