Pematangsiantar (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) dan Pemkot Pematangsiantar melaksanakan forum grup diskusi terkait inflasi di Aula TB Simatupang Lantai 4 Kantor Perwakilan BI Pematangsiantar, Jalan H Adam Malik, Rabu (18/2).
Kegiatan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang dan Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar, Ahmadi Rahman dihadiri Tim Pengendalian Inflasi Daerah.
Dalam diskusi diinformasikan sejumlah harga komoditas kebutuhan pokok yang cenderung naik pada dua bulan tahun 2026, sehingga berdampak pada tekanan angka inflasi.
Makanya Ahmadi Rahman menyarankan, upaya pengendalian inflasi dilakukan sedini mungkin mempertimbangkan hari besar keagamaan nasional yang akan berlangsung dalam waktu dekat, terutama untuk komoditas telur, beras, dan daging ayam ras.
Junaedi mengatakan, pemkot bekerja sama dengan pedagang akan menggelar pasar murah di pusat perbelanjaan tradisional sebagai pusat transaksi perdagangan.
Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pematangsiantar, Johannes Sihombing menyampaikan, pihaknya telah memfasilitasi website aplikasi TPID Pematangsiantar.
Pada aplikasi khusus untuk TPID ini, dicantumkan harga terbaru 14 komoditi tiap hari pukul 07.00-11.00 WIB dengan indikator normal, siaga, dan waspada.
Langkah strategi ini untuk memantau dan memberikan strategi dalam menekan laju inflasi komoditas pangan.
