Medan (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan sebanyak 135 kursi roda adaptif bagi anak penyandang cerebral palsy (lumpuh otak) di 12 kabupaten/kota se-Sumut.

"Penyerahan bantuan kursi roda ini, kami lakukan bersama Direktur Global Village Foundation Mister Andy Baracey," ucap Ketua TP PKK Provinsi Sumut Kahiyang Ayu di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Sumatera Utara, Rabu.

Bantuan kursi roda adaptif ini, lanjut dia, merupakan sumbangan dari Global Village Foundation yang didukung oleh Wheelchairs For Kids Australia.

Sebanyak 135 unit kursi roda adaptif tersebut dengan nilai sekitar Rp742 juta lebih merupakan tahap awal.

"Dengan rencana ada penambahan hingga 1.000 unit sepanjang tahun ini sesuai ketersediaan data penerima yang valid," paparnya.

Kahiyang mengapresiasi, Global Village Foundation dan Wheelchairs For Kids Australia atas kepedulian terhadap anak-anak penyandang disabilitas di Sumut.

"Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak kita untuk lebih mandiri, melihat dunia lebih luas, bersekolah, bersosialisasi, dan meraih masa depan yang lebih baik," ujar Kahiyang.

Direktur Global Village Foundation Andy Baracey menjelaskan, organisasinya telah bekerja sama dengan Wheelchairs For Kids Australia sejak 2016 dalam mendistribusikan kursi roda adaptif gratis bagi anak-anak disabilitas di Indonesia.

"Sejak 2021, Global Village Foundation telah menyalurkan lebih dari 4.000 kursi roda di berbagai wilayah Indonesia," katanya.

Ia menyebutkan, secara keseluruhan Wheelchairs For Kids Australia telah mendistribusikan sekitar 70.000 kursi roda ke lebih dari 90 negara.

Kursi roda yang diberikan ini telah dirancang sesuai pedoman organisasi kesehatan dunia (WHO), dan dapat disesuaikan dengan pertumbuhan anak.

"Selain mendukung mobilitas, kursi roda ini juga membantu pernapasan, pencernaan, mencegah malnutrisi, dan mengurangi risiko disabilitas tambahan," jelas dia.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak penyandang cerebral palsy di Sumatera Utara agar lebih mandiri dan percaya diri menjalani aktivitas sehari-hari.

"Dukungan kepada penyandang disabilitas bukan sekadar tindakan amal, tetapi wujud kemanusiaan, martabat, dan keadilan sosial," papar Andy.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut Dwi Endah Purwati mengatakan, bantuan kursi roda ini disalurkan oleh organisasi nirlaba kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Ia mengatakan, sebanyak 135 unit kursi roda adaptif ini telah dirancang secara khusus sesuai kondisi anak yang disalurkan kepada penerima di 12 kabupaten/kota se-Sumut.

Di antaranya 83 anak di Medan, 20 di Deli Serdang, 12 anak di Pematangsiantar, 7 anak di Asahan, 7 anak di Langkat, 1 anak di Tebing Tinggi, 1 anak di Batu Bara, 1 anak di Karo, 1 anak di Samosir, dan 1 anak di Tapanuli Utara.

"Sebanyak 135 unit kursi roda adaptif ini merupakan tahap awal, dengan rencana tambahan hingga 1.000 unit sepanjang tahun 2026, sesuai ketersediaan data penerima yang valid," ucapnya.

 

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026