Medan (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memberikan sambungan listrik gratis untuk 50 rumah tangga prasejahtera melalui program sosial “Light Up The Dream” (LUTD).
"Program LUTD merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses energi dan pembangunan berkelanjutan di Sumut," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Kamis.
Mundhakir mengatakan keluarga prasejahtera menjadi penerima manfaat program tersebut di sejumlah Unit Layanan Pelanggan (ULP) yakni ULP Aek Nabara, ULP Simpang Kawat, ULP Aek Kota Batu, ULP Aek Kanopan, ULP Tanjung Balai, ULP Labuhan Bilik, dan ULP Rantauprapat Kota.
Lebih lanjut, ia mengatakan sebanyak 50 penerima manfaat tersebut terdiri dari 32 pelanggan telah berhasil disambungkan, dan 18 pelanggan lainnya tengah dalam proses penyambungan bertahap yang ditargetkan rampung hingga akhir Februari 2026.
"Program LUTD tersebut mencerminkan semangat keadilan energi. Ketika satu rumah menyala, di situlah harapan tumbuh," kata dia.
Pihaknya berkomitmen memastikan setiap proses penyambungan dilakukan sesuai standar keselamatan, ketenagalistrikan, dan tata kelola perusahaan yang baik.
"Kami terus memperkuat peran dalam menghadirkan listrik yang aman, andal dan berkeadilan. Selain menyalakan rumah juga membuka peluang ekonomi, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Sumut," ucapnya.
PLN menyatakan LUTD merupakan donasi sukarela insan PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat memperoleh akses listrik secara resmi.
"Selain penyambungan listrik gratis, PLN juga menyerahkan bingkisan sebagai bentuk empati dan perhatian kepada keluarga penerima manfaat," tutur dia.
Salah satu penerima manfaat Juli menyampaikan rasa syukur atas hadirnya listrik di rumahnya, dan tidak menyangka dapat menikmati listrik.
"Saya tidak menyangka akhirnya rumah kami bisa menikmati listrik sendiri, sekarang anak-anak bisa belajar lebih nyaman di malam hari,” ucapnya.
