Medan (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menggelar razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri guna memperkuat deteksi dini serta meningkatkan kewaspadaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Razia ini merupakan langkah konkret dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan, sekaligus bentuk komitmen kami dalam mendukung program Zero Halinar serta meningkatkan kewaspadaan jelang Idul Fitri,” ujar Kepala Rutan Kelas I Medan Andi Surya di Medan, Selasa (17/3).

Andi menyebutkan kegiatan razia digelar pada Senin malam (16/3), dan melibatkan personel dari Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Helvetia dan Koramil 06 Medan Sunggal.

“Razia ini akan terus dilakukan secara rutin maupun insidentil dengan waktu dan sasaran acak guna mencegah potensi pelanggaran serta kebocoran informasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan razia diawali dengan apel gabungan sebagai bentuk kesiapan dan sinergi antar aparat, kemudian dilanjutkan dengan penggeledahan sejumlah kamar hunian warga binaan.

Dalam pelaksanaannya, lanjut dia, petugas terlebih dahulu mengeluarkan warga binaan dari kamar yang akan diperiksa, kemudian dilakukan penggeledahan badan serta pemeriksaan kamar hunian dengan disaksikan perwakilan penghuni,

“Kegiatan razia tersebut dilaksanakan secara humanis, terukur, dan tetap mengedepankan aspek keamanan serta ketertiban,” jelas dia.

Dari hasil razia, kata Andi, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang seperti sendok besi, gulungan kabel, dan senjata tajam rakitan. 

Seluruh barang temuan tersebut kemudian diamankan ke gudang penyimpanan barang sitaan untuk dilakukan inventarisasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan.

“Melalui kegiatan tersebut diharapkan situasi rutan tetap kondusif, aman, dan terkendali serta mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik bagi seluruh warga binaan,” tutur Andi.



Pewarta: Aris Rinaldi Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026