Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mematangkan revitalisasi Stadion Teladan Medan.
"Kami minta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) melaporkan progres apa yang sudah dilaksanakan pihak kementerian. Karena kita baru bisa bekerja apabila proyek dari APBN itu sudah diselesaikan," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas di Medan, Sabtu.
Rico Waas menegaskan upaya tersebut sebagai komitmen pemerintah kota setempat guna memastikan timline pembangunan terpantau dengan jelas.
"Apalagi Stadion Teladan diproyeksikan untuk menjadi venue ajang bergengsi internasional yakni Piala AFF," kata dia.
Meski pembangunan terus dikejar, namun orang nomor satu di Pemkot Medan itu memberikan catatan penting mengenai kualitas bangunan.
Rico Waas menegaskan bahwa ambisi mengejar tenggat waktu tidak boleh mengorbankan keamanan konstruksi.
"Yang terpenting satu, seluruh pengerjaan apa pun, kami utamakan safeness-nya. Jangan karena mau kejar-kejaran, tapi keselamatan masyarakat banyak kita korbankan," sebut dia.
Menurutnya, stadion adalah fasilitas publik yang akan menampung ribuan orang, sehingga standar keamanan tidak boleh dikesampingkan.
"Pertanggungjawabannya panjang. Kami ingin pengerjaan ini betul-betul aman untuk semuanya," jelas dia.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) kota Medan, John Ester Lase mengaku akan segera menindaklanjuti arahan Wali Kota Medan.
"Segera kita tindaklanjuti apa yang menjadi atensi dari Bapak Wali Kota Medan tadi," ujar Jhon.
Pewarta: Anggi Luthfi PanggabeanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026