Medan (ANTARA) - PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara menyiagakan 3.318 personel memastikan sistem kelistrikan aman di wilayah tersebut saat menghadapi massa libur Lebaran 2026.
"Personel itu untuk menjaga keandalan tersebut yang tersebar di seluruh wilayah kerja," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Sabtu.
Mundhakir mengatakan dalam mendukung kesiapsiagaan tersebut, pihaknya menyiapkan 384 posko siaga kelistrikan yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung.
Lebih lanjut, peralatan pendukung itu di antaranya 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit UPS, 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, serta 22 unit truk crane guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.
Pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap 54 lokasi prioritas pengamanan kelistrikan (VVIP) selama periode Ramadan hingga Idul Fitri, yang terdiri dari tiga bandara serta 34 masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat.
"Kami terus memperkuat kesiapsiagaan sistem distribusi, serta kesiapan personel di berbagai titik strategis guna memastikan keandalan pasokan listrik selama periode siaga," ucapnya.
Mundhakir menambahkan saat ini, sistem kelistrikan di Sumut memiliki daya mampu sebesar 2.323 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 2.210 MW, sehingga masih terdapat cadangan daya sekitar 113 MW yang siap menjaga keandalan pasokan listrik.
“Secara sistem, kondisi kelistrikan di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri," ucapnya.
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026