Medan (ANTARA) - Kodam I/Bukit Barisan kembali menerima alat berat guna membantu mempercepat pemulihan terhadap wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.
"Alat berat tersebut merupakan bantuan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang diangkut menggunakan Kapal ADRI LXVIII," ujar Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa di Medan, Minggu.
Hendy melanjutkan bantuan alat berat yang diterima tersebut di antaranya empat unit ekskavator dua unit buldoser, ditambah dengan 10 set material jembatan Aramco, delapan set bancik pemasangan Jembatan bailey.
"Bantuan tersebut digunakan untuk percepatan pemulihan di antaranya sekolah, jalan, jembatan agar mempercepat aktivitas sosial yang ada di wilayah tersebut,"ucapnya.
Ia menambahkan dengan adanya bantuan alat berat dan logistik lainnya dapat mempercepat pemulihan dan akses warga di daerah bencana agar kembali normal.
Menurut Pangdam, kondisi terakhir di Kecamatan Tukka, Tapteng yang merupakan daerah terdampak masih tahap pemulihan infrastruktur umum, dan pembersihan sisa batang pohon maupun lumpur.
"Selain itu, kami terus melakukan pemasangan jembatan di Tukka, karena masih ada desa yang terisolasi di wilayah tersebut," ucap dia.
Kodam I/Bukit Barisan akan terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi bencana. Bantuan itu wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Selain itu, pihaknya mengoptimalkan penyaluran bantuan logistik dan pendampingan langsung kepada warga agar dapat segera kembali beraktivitas secara normal.
