Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution terus mempercepat upaya pemulihan pascabencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di wilayah Sumut akhir November lalu.
Menurutnya, upaya ini dilakukan agar masyarakat yang masih berada di tenda pengungsian segera memperoleh bantuan rumah dan bantuan keuangan.
"Jadi bantuan-bantuan rumah ataupun bantuan keuangan mempercepat masyarakat kami yang terdampak untuk memperbaiki rumah. Ini yang paling utama," ucap Bobby usai mengikuti rapat percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (15/1).
Gubernur mengatakan, saat ini umat muslim hendak memasuki Ramadhan, sehingga mereka bisa berkumpul bersama keluarga di rumah masing-masing menjalani bulan suci tersebut.
"Kalau bisa masyarakatnya sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Bagi rumahnya yang kemarin masih masuk kategori rusak ringan atau rusak sedang, jadi uangnya sudah bisa diberikan karena datanya sudah kami berikan,” kata Bobby.
Gubernur juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama pemerintah kabupaten/kota di Sumut telah mengumpulkan data by name by address sebagai dasar penyaluran bantuan.
Data tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat dan instansi terkait, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Data sudah diberikan ke kementerian terkait dan kepala BNPB dan kami tinggal menunggu saja realisasi anggaran,” ujar Bobby.
Menjelang bulan suci Ramadhan, Bobby juga memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayah Sumut dalam kondisi aman, termasuk kebutuhan distribusi ke daerah-daerah terdampak bencana.
"Stok kami aman, Sumatera Utara aman, stoknya untuk distribusi, supply ke daerah-daerah terkena bencana juga aman,” ungkap Bobby.
