Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengajak masyarakat di daerah itu menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan dengan terus mempererat kebersamaan.
"Kita harapkan momen ini membawa keberkahan," kata dia setelah membuka Kolaborasi Pekan Ramadan Sumut 2026 di Pekan Raya Sumatera Utara di Jalan Gatot Subroto Kota Medan di Medan, Sabtu.
Selain menyemarakkan Ramadhan, kata dia, Kolaborasi Pekan Ramadhan Sumut berlangsung pada 7–15 Maret 2026 ini juga memperkuat kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
Ia mengatakan ajang ini sebagai kesempatan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama Ramadhan.
"Tadi kita juga telah mendengar tema doa pemulihan bencana untuk Sumut yang akan digelar selama sembilan hari ke depan," kata doa.
Ia mengharapkan doa tersebut membawa berkah bagi masyarakat, terlebih setelah daerah setempat menghadapi bencana alam.
"Melalui doa-doa yang kita lantunkan, kita berharap semua ini membawa keberkahan serta menjauhkan bencana di wilayah Sumut," kata dia.
Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara Ferry Indra mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat Sumut, khususnya saat Ramadhan.
Selain itu, kata dia, Kolaborasi Pekan Ramadhan Sumut 2026 memperkuat kebersamaan dan persatuan masyarakat, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat, komunitas, organisasi, serta pelaku usaha dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Menurutnya, berbagai rangkaian kegiatan digelar selama pelaksanaan acara, antara lain Gema Wahyu menghadirkan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, khatam Al Quran, doa bersama untuk Sumut, wahana permainan, pasar murah Ramadhan yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, serta bazar UMKM diikuti 55 stan pelaku usaha.
"Kolaborasi Pekan Ramadan Sumut 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat ikatan sosial, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal selama bulan suci Ramadhan," kata dia.
