Medan (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan rencana penataan internet Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terintegrasi pada 2026 kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, penataan itu tidak hanya terfokus pada peningkatan kecepatan dan kapasitas.
"Bukan hanya sekadar peningkatan kecepatan atau kuantitas, melainkan juga penataan sisi arsitektur, keamanan, dan efisiensi anggaran," ucap Erwin di Kantor BPKP Medan, Kamis (20/11).
Menurutnya, penataan internet ini diarahkan untuk menyatukan seluruh jaringan perangkat daerah ke satu infrastruktur terintegrasi guna mendukung prinsip Satu Data dan Satu Jaringan Pemerintah Provinsi Sumut.
"Kita harus memastikan seluruh perangkat daerah terhubung dalam satu jaringan yang andal dan aman,” ujar Erwin.
Konsolidasi jaringan, jelas dia, akan dilakukan lewat pemusatan koneksi internet seluruh perangkat daerah ke pusat data pemerintah provinsi, sehingga pengelolaan lebih efisien dan mudah diawasi.
Di saat bersamaan, lanjut dia, Pemprov Sumut juga menerapkan standar keamanan siber lebih ketat, termasuk penggunaan firewall terpusat, dan sistem deteksi intrusi untuk melindungi data-data strategis pemerintah.
"Selain itu, penataan ini juga difokuskan efisiensi anggaran melalui audit menyeluruh penggunaan layanan internet di setiap perangkat daerah," tegas dia.
Audit tersebut, jelas Erwin, bertujuan untuk menghilangkan duplikasi pembiayaan dan menekan pengeluaran yang tidak efektif.
Penataan ini juga mencakup peningkatan kualitas layanan, terutama kestabilan dan kecukupan bandwidth untuk mendukung pelayanan publik dan kebutuhan kerja ASN di lingkungan Pemprov Sumut.
Erwin menegaskan, penataan infrastruktur internet menjadi fondasi penting mendorong transformasi digital di Sumatera Utara.
Keberhasilan program ini akan menjadi dasar bagi pengembangan berbagai aplikasi pemerintahan dan layanan publik berbasis digital di masa mendatang.
"Ini juga sekaligus mempercepat visi Sumut sebagai provinsi yang maju dan bermartabat," tutur Erwin.
