Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Badan Kepegawaian (Bapeg), mendorong percepatan penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh kabupaten/kota se-Sumut.
Kepala Bapeg Provinsi Sumut Sutan Tolang Lubis mengatakan, langkah awal implementasi program ini ditandai penandatanganan komitmen bersama antara Gubernur Sumut, Kepala Badan Kepegawaian Negara RI beserta para deputi, dan seluruh bupati/wali kota se-Sumut.
"Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi tahap awal penguatan Manajemen Talenta ASN di daerah. Kita harapkan komitmen ini benar-benar dijalankan secara konsisten di seluruh kabupaten/kota,” ujar Tolang dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (31/10).
Menurutnya, penerapan manajemen talenta menjadi prioritas utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara.
Sebab, lanjut dia, melalui sistem ini, baik potensi, kompetensi maupun kinerja setiap ASN dipetakan secara objektif, sehingga penempatan jabatan maupun pengembangan karier dilakukan dengan lebih tepat dan terukur.
Selain itu, sistem ini juga memungkinkan pelaksanaan mutasi ASN antarkabupaten/kota, antarprovinsi maupun antarinstansi lebih objektif berdasarkan kompetensi, dan bukan sekadar pertimbangan administratif.
"Saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemprov Sumut sebanyak 24.411 orang, terdiri atas 20.897 ASN dan 3.514 PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Pengembangan serta peningkatan kompetensi mereka menjadi tanggung jawab Bapeg Sumut," jelas Tolang.
Dalam penerapan manajemen talenta, lanjut dia, Pemprov Sumut juga telah membentuk Komite Talenta dan Tim Kerja Manajemen Talenta melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumut yang akan mengawal pelaksanaannya.
Kemudian, langkah berikutnya melakukan pemetaan potensi dan kompetensi ASN melalui asesmen untuk menentukan posisi yang paling sesuai dengan kemampuan masing-masing.
"Komite Talenta akan menilai potensi ASN yang layak menduduki jabatan tertentu, dan hasilnya akan diajukan kepada Gubernur," kata Tolang.
Pihaknya berharap sistem ini diterapkan secara merata di seluruh kabupaten/kota se-Sumut. Ia menegaskan, peluang penerapan Manajemen Talenta ASN di Sumut sangat besar karena belum banyak daerah di Indonesia implementasi secara penuh.
"Provinsi Sumut telah memperoleh akreditasi A untuk Unit Assessment Center, sehingga kini mampu melaksanakan asesmen secara mandiri tanpa bergantung kepada pihak luar. Ke depan, pemerintah kabupaten/kota juga bisa memanfaatkan unit asesmen ini," tutur Sutan.
