Tapanuli Selatan (ANTARA) - Kepolisian Resor Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar kegiatan Sosialisasi Operasi Terpadu dan Operasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Rabu (30/7), upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepatuhan admimistrasi kendaraan.
Kegiatan tersebut diawali dengan apel kesiapan di halaman Satpas Satlantas Polres Tapsel, Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok. Di pimpin langsung Kepala Polres Tapsel AKBP Yon Edi Winara. Diikuti personel gabungan dari Polri, Dishub, Satpol PP, UPT Bapemda Pemprov Sumut Sipirok, dan Jasa Raharja Padangsidimpuan.
Kapolres Tapsel dalam amanatnya menyampaikan, selain aspek pajak, operasi ini juga bertujuan menciptakan keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar) di wilayah hukum Polres Tapsel.
"Dengan operasi terpadu ini, kami harpakan semakin taat aturan serta mendukung terciptanya ketertiban dan keselamatan berkendara di jalan," ujar AKBP Yon Edi Winara.
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama para pimpinan OPD, Kasat Lantas AKP Dahniel Saragih, serta jajaran Kanit Lantas. Apel kesiapan menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun tertib administrasi dan keselamatan lalu lintas.
Setelah apel, petugas melanjutkan operasi gabungan di Jalan Lintas Sumatera persisnya Simpang 3 Pal XI, Kecamatan Angkola Timur. Dalam operasi ini, masyarakat pengguna jalan diberikan edukasi tentang pentingnya membayar pajak kendaraan serta memiliki dokumen resmi seperti BBNKB.
Sebagai bentuk pendekatan persuasif, petugas membagikan selebaran dan stiker sosialisasi kepada pengendara. Langkah ini dinilai efektif dalam menyampaikan informasi secara langsung kepada masyarakat.
KUPT Bapemda Pemprovsu Sipirok, Lisa Khairani Ritonga, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan target pendapatan daerah.
"Kegiatan ini tidak lepas untuk menyukseskan target pendapatan daerah melalui sektor pajak kendaraan, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat," tambahnya.
