Medan, Sumut (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginginkan adanya integrasi antara kawasan industri, seperti Kawasan Industri Medan (KIM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei dengan Pelabuhan Kualatanjung dan Pelabuhan Belawan.
"Saya ingin Sumut menjadi satu kesatuan yang kuat dengan jalur transportasi yang efisien," tegas Bobby usai menerima jajaran direksi PT Danareksa (Persero) di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Sumut, Kamis.
Gubernur mengaku pihaknya telah membahas penguatan sektor industri, efisiensi logistik, serta pengelolaan sumber daya air di kawasan industri Sumut.
Pihaknya ingin mengusulkan sistem produk dari kawasan ekonomi bisa mendapatkan kemudahan otomatis hingga ke luar negeri.
"Jangan sampai begitu keluar area, kena pajak baru lagi, yang justru memberatkan pelaku usaha," ujar Bobby.
Gubernur juga mengusulkan pembagian fungsi yang jelas antara Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kualatanjung agar keduanya saling mendukung.
"Kita harus adil membagi peran. Kalau Kualatanjung ingin hidup, fungsinya harus dipisahkan dengan Belawan," jelasnya.
Selain itu, lanjut Bobby, Sumatera Utara punya keunggulan letak geografis yang dekat dengan pasar internasional.
"Potensi ini harus kita maksimalkan agar kita tidak kalah bersaing dengan kawasan industri di luar Sumut," tambah Bobby.
Menurutnya, Danareksa bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung petani dan pelaku usaha lokal di daerahnya.
"Ini agar mampu berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional ditargetkan mencapai 8 persen, dan menjadikan Sumut sebagai pusat industri terpadu di gerbang barat Indonesia," tutur Bobby.
Direktur Utama Danareksa Yadi Jaya Ruchandi menyatakan kesiapannya mendukung penuh pengembangan kawasan industri di wilayah Sumut.
Saat ini, kata dia, Danareksa tengah mengajukan proses pengelolaan sejumlah kawasan industri agar berjalan lebih optimal di bawah manajemen mereka.
"Kedatangan kami untuk memastikan aksi korporasi berjalan baik, termasuk operasional dan penertiban pengelolaan air bawah tanah di Kawasan Industri Medan," paparnya.
"Kami sudah melakukan investasi di sini, dan juga tengah melirik pengembangan di Tanjung Kasau memperluas jangkauan kawasan industri di Sumut," tambah Yadi.
