Tapanuli Selatan (ANTARA) - Jembatan layang yang dibangun pemerintah di kawasan Danau Siais, Keluarahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mendadak viral dan ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan.
Jembatan sepanjang belasan meter yang berada di ruas Jalan Lintas Sumatera penghubung Tapanuli Selatan–Mandailing Natal itu kini menjadi magnet wisata baru karena menyuguhkan panorama Danau Siais dari ketinggian.
“Pemandangan Danau Siais dari atas jembatan ini sangat bagus. Untuk berswafoto benar-benar mantap dan memukau,” kata Julianto (48), pengunjung asal Desa Perkebunan Angkola Sangkunur, kepada ANTARA, Minggu.
Ia mengaku sengaja menghabiskan waktu libur bersama keluarga di Danau Siais, yang dikenal sebagai danau terbesar kedua di Sumatera Utara, sambil menikmati alam dan memancing.
Meningkatnya kunjungan wisatawan turut membawa dampak ekonomi bagi warga sekitar. Sejumlah warga terlihat membuka lapak makanan, minuman di sekitar jembatan layang dan kawasan danau.
“Kalau ramai begini, warga bisa berjualan. Lumayan membantu ekonomi keluarga,” ujar Julianto.
Menurutnya, pilihan warga berwisata ke Danau Siais juga dipengaruhi kondisi bencana banjir dan longsor di wilayah pantai barat Sumatera Utara, sehingga destinasi wisata alam di kawasan danau menjadi alternatif.
“Biasanya warga libur ke Pantai Sibolga, tapi sekarang banyak yang memilih ke Danau Siais,” katanya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat menata kawasan Danau Siais dan jembatan layang tersebut secara berkelanjutan agar selain menjadi destinasi wisata, juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
