Tapanuli Selatan (Antaranews Sumut) - Tokoh masyarakat Sipirok di Jakarta menyambut positif Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batangtoru, di Kabupaten Tapanuli Selatan.
"Kehadiran PLTA ini cukup baik mengingat krisis listrik di daerah ini," kata Ketua Forum Lintas Parsadaan Masyarakat Tapanuli Bagian Selatan di Jakarta Muslimin Siregar.
Muslimin sendiri menyatakan itu di Sipirok, Kamis, saat pulang kampung bersama Mayjend (Purn) Riswandi Siregar dan Mahadan Harahap pembina forum tersebut kepada Kabag Humas dan Protokol Tapanuli Selatan Isnut Siregar.
Muslimin/Riswandi Siregar kata Isnut, optimis investasi Sumatera Utara khususya Tapanuli Selatan bakal tumbuh berkembang dipicu kehadiran PLTA Batangtoru berkapasitas 510 Megawatt tersebut.
"Selain itu PLTA Batngtoru yang saat ini dikembangkan PT.Norht Sumatera Hydro Energy akan dapat menjawab krisis listrik di daerah ini,"jelas Muslimin sembari menyebut saat in i listrik PLN kerap hidup mati di kampung halamanya di Sipirok.
Menurut mereka, pembangkit listrik dengan tenaga terbarukan yang merupakan nawacita Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut merupakan sebuah keutungan besar bagi daerah.
"Perekonomian warga pastilah berdampak, demikian halnya pendapatan daerah juga akan menaik pengangguran berkurang. Ini konsekwensi terhadap hadirnya sebuah program pembangunan."
"Oleh karenanya, PLTA Batangtoru harus didukung penuh. Walau terkadang sebagian elemen masyarakat tak tau ujung pangkalnya usil? hendak mau keuntungan, biasa lah itu?,"tukasnya.
Mereka juga mendorong penuh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk mendukung penuh agar PLTA Batangtoru cepat beroperasi.
"Masyarakat luas harus melihat pembangunan PLTA ini secara konfrehensif dalam rangka kemaslahatan ummat dan kemajuan pembangunan daerah,"kata Muslimin.
