Karo (ANTARA) - Forum coffee morning yang digelar Kapolres Karo, AKBP Febriandi Haloho, Senin (20/4/2026), menjadi lebih dari sekadar temu ramah. Di balik suasana santai, para wartawan memanfaatkan momen itu untuk “menguji” komitmen kepolisian dalam menangani berbagai persoalan keamanan di Kabupaten Karo.
Bertempat di Ruang Pratama Polres Karo dan dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU), dialog berlangsung dinamis. Wartawan secara terbuka mengangkat isu-isu krusial, mulai dari penanganan kasus menonjol, potensi tawuran, hingga efektivitas patroli di wilayah rawan.
Menanggapi itu, Kapolres AKBP Febriandi Haloho menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Ia juga menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan fakta sekaligus mengedukasi masyarakat.
“Kami butuh dukungan media agar informasi yang sampai ke masyarakat tidak bias dan bisa mendorong kesadaran bersama menjaga kamtibmas,” ujarnya.
Di sisi lain, wartawati senior Karo, Rita Mawar Ginting, menilai forum seperti ini harus terus dijaga konsistensinya. Menurutnya, komunikasi langsung dapat meminimalisir miskomunikasi antara aparat dan insan pers.
“Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi ruang untuk menyamakan persepsi demi kepentingan masyarakat luas,” kata perempuan yang akrab disapa Kak Mawar itu.
Pertemuan yang berlangsung hangat namun kritis ini memperlihatkan bahwa hubungan kepolisian dan media di Karo mulai bergerak ke arah kemitraan yang lebih substansial—bukan hanya seremonial.
Coffee morning pun ditutup dengan foto bersama. Namun yang lebih penting, forum tersebut meninggalkan catatan bahwa keterbukaan dialog menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Pewarta: Ade FriadiEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026