Langkat, Sumut, 9/8 (Antara) - Kabupaten Langkat merupakan salah satu lumbung pangan di Sumatera Utara, yang perlu terus menjadi perhatian kesinambungannya, terutama dalam menyediakan kubutuhan beras bagi stok provinsi maupun nasional.
"Daerah ini merupakan salah satu lumbung pangan di Sumatera Utara," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Inda Salahuddin, di Stabat, Sabtu.
Indra menjelaskan sudah barang tentu dibutuhkan pemikiran yang serius dari berbagai kalangan termasuk para mahasiswa untuk terus menciptakan inovasi baru dan memberikan pencerahan bagi ribuan petani di Langkat.
Penegasan itu disampaikannya di hadapan 135 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, yang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di tujuh kecamatan yang ada di daerah itu.
"Pemkab Langkat sangat menyambut positif dan terima kasih dijadikannya Langkat sebagai objek mahasiswa pertanian dari universitas ternama di Sumatera Utara," katanya.
Indra juga berharap kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan PKL dapat memberikan warna positif kepada generasi muda lokasi di gelarnya PKL, karena bekal ilmu yang didapat diharapkan mampu memberikan suasana perubahan kehidupan masyarakat dan generasi muda.
Terlebih pelaksanaan PKL bersamaan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-69, sehingga dapat "terbangun semangat nasionalisme yang merupakan kewajiban kita bersama sebagai anak bangsa".
"Berinteraksilah dengan masyarakat serta terapkan ilmu yang didapat dari perkuliahan untuk kemajuan masyarakat lokasi PKL agar membuat satu resume kepada masyarakat sebagai masukan, baik itu temuan lapangan dalam hal pertanian secara ilmiah maupun solusi dari temuan tersebut," ujarnya.
Secara terpisah Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara Prof Dr Dharma Bakti MSi mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Langkat, yang telah menerima mahasiswa program studi Agribisnis yang akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ke Langkat.
Program tersebut adalah program tahunan yang dilaksanakan sebelum mahasiswa menyelesaikan pendidikannya guna mencapai gelar sarjana, katanya.
Dharma Bakti berharap kepada seluruh peserta PKL agar menjadikan PKL itu bukan hanya sekedar penelitian untuk pemenuhan kurikulum, namun merupakan sebuah pengabdian bagi masyarakat petani ataupun perkebunan yang sedang diteliti.
Dengan demikian, nantinya para mahasiswa dapat mengetahui seluruh aspek permasalahan yang terjadi didalamnya serta mempertanggungjawabkan seluruh hasil penelitiannya kepada lembaga akademik setelah melaksanakan PKLnya.
Adapun pelaksanaan PKL itu dilakukan di yaitu Kecamatan Secanggang, Tanjungpura, Gebang, Brandan Barat, Babalan, Pangkalan Susu dan Besitang selama satu bulan.***2*** (T.KR-IFZ/B/Chaidar/Chaidar) 09-08-2014 09:00:13
