Medan, 25/2 (Antara) - Bulog Divisi Regional Sumatera Utara baru bisa membeli 60 ton beras petani dari prognosa pembelian tahun ini sebanyak 15.000 ton.
"Beras itu dibeli belum lama ini. Beras itu produksi petani di Deliserdang yang merupakan wllayah di bawah Sub Divre Bulog Medan,"kata Humas Bulog Sumut, Rudi, di Medan, Senin.
Harga beli beras petani itu sebesar Rp6.600 per kg karena tidak diikuti penambahan atau insentif sebesar Rp300 per kg seperti saat pembelian pada masa paceklik tahun lalu.
Bulog terus berupaya membeli beras petani untuk menekan ketergantungan pasokan beras dari daerah lain termasuk impor.
Tahun ini, kata Rudi, Bulog Sumut memproyeksikan pembelian beras sebesar 15.000 ton atau naik 5.000 ton dari rencana tahun 2012 yang sebanyak 10.000 ton.
Tahun lalu, realisasi pembelian beras petani itu mendekati target 10.000 ton atau sebanyak 9.496 ton.
"Tahun ini Bulog berharap bisa menyerap 15.000 ton bahkan di atas angka itu melihat naiknya produksi padi di Sumut pada 2013," katanya.
Selain dari petani lokal, pengadaan beras di Sumut hingga dewasa ini masih mengandalkan pasokan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.
Pengadaan beras petani lokal termasuk pasokan dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan itu memperkuat stok beras Sumut .
Stok beras di gudang Bulog Medan sudah mencapai 90ribuan ton atau cukup untuk sembilan bulan alokasi kebutuhan daerah itu.
Petani padi di Deliserdang, Sarnen, mengungkapkan, harga jual beras petani dewas ini berkisar Rp6.200-Rp6.500 per kg.
Tetapi karena panen masih sedikit, sebagian besar petani masih memilih menyimpan untuk stok di rumah mengingat harga beras di pasar juga masih mahal atau paling murah Rp7.500 per kg. ***3***
Biqwanto
(T.E016/B/B. Situmorang/B. Situmorang)
