Medan (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya memastikan keberpihakan pemerintah terhadap petani melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah.
"Momentum panen raya ini, saya ingin menegaskan pemerintah tidak akan meninggalkan petani, dan petani berjalan sendiri," kata Surya usai menghadiri panen raya padi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa.
Ia mengatakan berdasarkan data produksi tanaman padi di Kabupaten Karo pada Desember 2025 diperkirakan mencapai 1.133 ton gabah kering giling.
Sedangkan total produksi padi sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 126.864 ton gabah kering giling, dan nilai perputaran ekonomi sekitar Rp824 miliar.
"Kita terus memperkuat infrastruktur pertanian, terutama irigasi, meningkatkan kualitas jaringan air, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong penerapan teknologi pertanian modern," ujar Surya.
Ia mengatakan Kabupaten Karo memiliki peran strategis dalam peta pangan di Sumatera Utara, dan tentunya memberikan dampak ekonomi bagi petani.
"Desa Lau Mulgap ini dihuni sekitar 1.200 jiwa. Padi menjadi motor utama ekonomi desa menggerakkan ekonomi lokal, dan menjaga daya beli masyarakat," kata Surya.
Meski dikenal sentra komoditas hortikultura, namun ia mengatakan Kabupaten Karo juga berkontribusi sebagai daerah penghasil tanaman padi.
Hal itu sejalan dengan berbagai bantuan yang telah disalurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut kepada Kabupaten Karo sepanjang 2025.
"Meliputi benih padi seluas 500 hektare, benih jagung 550 hektare, pestisida 750 liter, pupuk NPK 15 ton, benih cabai merah 14 hektare, dan benih bawang merah 5 hektare," ujar dia.
Pemprov Sumut juga menyalurkan alat dan mesin pertanian berupa 6 unit corn sheller mobile, 5 unit solar dryer dome, 5 unit gudang pascapanen, 4.000 unit perangkap lalat buah, 4 unit hand traktor, dan 9 unit cultivator.
"Mari kita jadikan panen raya ini sebagai penguat, bahwa kebijakan yang tepat, infrastruktur yang kuat, dan keberpihakan yang jelas. Sumatera Utara mampu berdiri tegak sebagai provinsi tangguh dalam ketahanan pangan," kata Surya.
Bupati Karo Antonius Ginting mengatakan panen raya tersebut sebagai wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Karo bagi swasembada pangan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah menempatkan program swasembada pangan sebagai urusan strategis menyangkut kedaulatan bangsa, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.
"Kami ingin menyampaikan Kabupaten Karo siap menjadi bagian penting gerakan besar nasional meningkatkan produksi, memperluas tanaman, memperkuat irigasi, mendorong modernisasi pertanian, serta menjaga keberlanjutan produksi pangan,” ujar Antonius.
