Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengajak seluruh apoteker di wilayah itu untuk memperkuat edukasi penggunaan obat-obatan kepada masyarakat.
"Apoteker tidak hanya berfungsi sebagai penyedia obat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses edukasi kesehatan," ujar Rico Waas usai menerima kunjungan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Kamis.
Menurut dia, kejelasan informasi yang diberikan kepada masyarakat dinilai mampu meningkatkan keamanan dan efektivitas pengobatan.
Selain itu, edukasi tersebut juga sangat diperlukan agar kembali membangun kepercayaan masyarakat terhadap obat-obatan produksi dalam negeri.
"Selama ini masih terdapat kecenderungan masyarakat memilih berobat ke luar negeri, seperti ke Penang, termasuk dalam hal pembelian obat," kata dia.
Sebagai mitra pemerintah dalam kesehatan, kata dia, apoteker dituntut untuk memperluas edukasi tersebut kepada masyarakat.
Pihaknya mendukung penuh edukasi tersebut dengan memfasilitasi di berbagai acara yang dilaksanakan pemerintah daerah.
"Ini menjadi concern kita bersama. Apakah persoalannya ada pada harga atau kepercayaan. Kalau masyarakat sudah terbiasa membeli obat di luar negeri, maka obat dalam negeri akan sulit bersaing. Di sinilah peran apoteker, termasuk dalam hal edukasi dan pendekatan yang tepat," ujar dia.
Rico Waas berharap isu tersebut juga dapat dibahas pada Kongres dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Kota Medan.
Ketua IAI Sumut Agustama menyampaikan bahwa pihaknya akan melaksanakan kongres dan PIT yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Medan.
Pihaknya menyambut iktikad Wali Kota Medan dalam mengedukasi masyarakat dalam penggunaan obat-obatan.
