Karo (ANTARA) - Tongkat kepemimpinan di jajaran Polres Tanah Karo resmi berpindah. AKBP Pebriandi Haloho kini mengemban amanah sebagai Kapolres Bumi Turang Tanah Karo, menggantikan AKBP Eko Yulianto yang mendapat penugasan baru di Polda Metro Jaya.
Prosesi serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, dan digelar di Mapolda Sumut, Kamis (8/9/2026) pagi. Dalam rotasi tersebut, AKBP Eko Yulianto dipercaya menduduki jabatan baru sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat.
Usai rangkaian resmi di Mapolda Sumut, penyambutan Kapolres Karo yang baru berlanjut di Tanah Karo. Sekitar pukul 19.00 WIB, AKBP Pebriandi Haloho tiba di Mapolres Karo dan disambut dengan tradisi pedang pora, sebuah simbol kehormatan dan penghargaan atas tanggung jawab besar yang diembannya.
Nuansa kearifan lokal terasa kental saat prosesi adat Karo digelar. Kehadiran tokoh adat, tarian tradisional, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo menandai dimulainya babak baru kepemimpinan AKBP Febriandi di Polres Karo. Meski hujan turun, seluruh rangkaian penyambutan berlangsung khidmat dan penuh makna.
Dalam momen tersebut, AKBP Eko Yulianto menyampaikan ucapan selamat kepada penerusnya. Ia berharap Polres Karo ke depan semakin solid, profesional, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, AKBP Pebriandi Haloho menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian pendahulunya selama bertugas di Tanah Karo. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sebagai penutup prosesi di Mapolres Karo, jajaran personel melepas AKBP Eko Yulianto dengan tradisi pedang pora, menandai berakhirnya masa tugasnya di Tanah Semalem.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara pisah sambut dan ramah tamah di Mikie Holiday Resort, Karo. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara yang dihadiri Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh jajaran personel Polres Karo.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum refleksi sekaligus harapan baru, agar Polres Karo ke depan semakin profesional, humanis, dan sigap dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik bagi masyarakat.
