Medan (ANTARA) - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Dr. Harli Siregar, SH, M.Hum, menyebut Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran hukum, etika publik, dan komitmen kebangsaan.
Hal tersebut disampaikan Harli Siregar saat membuka Rapat Kerja (Raker) II dan Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatera Utara di Wings Hotel Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (20/12).
"Melalui tradisi keilmuan, kaderisasi kepemimpinan, serta pemikiran kritis dan bertanggung jawab, HMI berperan sebagai mitra intelektual dan sosial dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan HMI terhadap kinerja Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serta berharap organisasi tersebut terus memberikan masukan yang kritis dan solutif, khususnya dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan peningkatan pelayanan publik.
Mantan Kapuspenkum Kejagung itu menegaskan Kejaksaan tetap berkomitmen mendukung pembangunan daerah dengan tetap menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan hukum dan menjunjung tinggi nilai integritas serta etika.
"Saya berharap HMI dapat berperan aktif mengawal pemberlakuan KUHAP dan KUHP yang baru pada awal 2026 guna mewujudkan tertib hukum di masyarakat," jelasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara Muhammad Yusril Mahendra Butar-butar, serta pengurus dan kader HMI Badko Sumut.
Raker II dan Rapimcab Badko HMI Sumatera Utara Tahun 2025 dibuka secara resmi dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Minggu, 21 Desember 2025.
