Madina (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyalurkan bantuan bibit pertanian kepada puluhan kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di UPT Pertanian Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan, Selasa (16/12).
Sebanyak 15 kelompok tani menerima bantuan bibit bawang merah dan cabai merah, sementara 46 kelompok tani lainnya menerima benih padi. Bantuan bibit bawang merah disalurkan sebanyak 5 ton untuk luas tanam 5 hektare, sedangkan bibit cabai merah sebanyak 10 ton untuk luas tanam 10 hektare.
Adapun bantuan benih padi yang diserahkan mencapai 11.150 kilogram. Rinciannya, sebanyak 9.725 kilogram diberikan kepada 42 kelompok tani di Kecamatan Panyabungan, dan 1.425 kilogram untuk empat kelompok tani di Kecamatan Panyabungan Barat.
Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, dalam sambutannya menegaskan agar bantuan bibit yang diterima dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tidak diperjualbelikan.
“Bantuan ini agar dipergunakan untuk ditanam, bukan untuk dijual. Kalau bisa, setelah panen sisihkan bibitnya, karena bantuan ini tidak datang lagi dan akan di-rolling ke kelompok tani lain,” ujarnya.
Atika juga mendorong kelompok tani di Madina untuk bersiap memenuhi kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengingat saat ini sebagian bahan pangan masih disuplai dari luar daerah.
“Selama kebutuhan bahan pangan masih bisa dipenuhi dari Madina, SPPG tidak akan mengambil bahan untuk MBG dari luar kabupaten,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan Adri Nasution, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan program reguler Pemprov Sumut yang telah dianggarkan sebelumnya.
“Untuk Kabupaten Madina, Pemprov Sumut mengalokasikan bantuan bibit cabai untuk 10 hektare dan bawang merah untuk 5 hektare. Ini bukan bantuan bencana,” jelas Adri.
Ia menambahkan, petani yang mengalami kerusakan tanaman akibat bencana dapat mengusulkan bantuan melalui Dinas Pertanian setempat. Adri juga mengingatkan agar hasil panen tidak dijual seluruhnya, melainkan disisihkan sebagai bibit tanam berikutnya.
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, Taufik Zulhandra Ritonga, melaporkan bahwa total bantuan yang diterima hari ini mencakup benih padi sekitar 11 ton dengan luas tanam 446 hektare di Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Barat, serta 10 ton bibit cabai merah, 5 ton bibit bawang merah, pupuk cair, dan pupuk organik.
"Bantuan ini merupakan bantuan reguler dari Provinsi Sumatera Utara. Kami berharap kelompok tani benar-benar menanam bibit yang telah diberikan,” katanya.
Salah satu penerima bantuan, Ketua Kelompok Tani Sejahtera, Mugoro Lubis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan bibit cabai yang diterima.
“Dengan bantuan ini, kami berharap penghasilan dan perekonomian petani ke depan bisa meningkat,” ujarnya.
