Medan (ANTARA) - Dewan Perwakilan Daerah (DPR) RI asal Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi donor darah bertajuk Senator Peduli memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 DPD RI.
"Hari ini kita gelar donor darah di Kantor DPD RI Sumut, Jalan Gajah Mada Medan," ucap anggota DPD RI asal Sumut Dedi Iskandar Batubara di Medan, Sumatera Utara, Jumat (3/10).
Aksi ini, lanjut dia, merupakan kolaborasi Kantor DPD RI Provinsi Sumut dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, serta didukung Kalbe Farma.
Dengan digelar kegiatan ini menegaskan, bahwa DPD RI berkomitmen terhadap isu kemanusiaan dan mengumpulkan sebanyak 50 kantong darah.
"Ada 50 kantong darah dikumpulkan sesuai target dari pendonor. Selain itu, ada juga tes kesehatan gratis oleh Kalbe Farma," tutur Dedi.
Pihaknya juga menyampaikan pentingnya aksi yang dilakukan wakil daerah untuk selalu mendukung kegiatan berorientasi langsung pada keselamatan masyarakat.
Menurutnya, aksi donor darah ini adalah bentuk kontribusi paling mulia bagi masyarakat yang diharapkan terus menular, dan menjadi budaya di Sumatera Utara.
"Momentum HUT ke-21 DPD, dan Senator Peduli donor darah ini digelar secara serentak di seluruh Kantor Perwakilan DPD RI seluruh Indonesia," papar Dedi.
Anggota DPD RI asal Sumut Badikenita br Sitepu mengatakan, kesehatan dan ketersediaan fasilitas penunjang, seperti stok darah merupakan isu sangat krusial.
"Melalui aksi ini, kami ingin memastikan DPD RI hadir dan ikut bertanggungjawab akan kebutuhan dasar kemanusiaan di daerah terpenuhi. Terima kasih atas kolaborasi solid ini," tutur Badikenita.
Perwakilan Unit Donor Darah PMI Kota Medan dr Ervina mengapresiasi inisiatif di hari jadi ke-21 DPD RI dalam menjaga stok darah di Medan, Sumatera Utara.
"Aksi lembaga negara ini sangat krusial menjaga ketersediaan darah, terutama dengan target 50 kantong darah yang kami sediakan," ucap Ervina.
Kepala Kantor DPD RI Provinsi Sumut Yudhi Herdiana Yusak mengatakan, aksi Senator Peduli ini merupakan wujud nyata HUT ke-21 DPD RI ini.
Ia mengatakan, lembaga negara itu tidak hanya menjalankan fungsi konstitusional, tapi juga aktif kegiatan sosial berdampak langsung.
"Kami sangat menghargai partisipasi dari seluruh pihak, mulai instansi pemerintahan hingga sektor swasta dan masyarakat umum," tutur Herdiana.
