Medan (ANTARA) - PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lubuk Pakam memberikan edukasi pekerja pemanen kelapa sawit mengenai potensi bahaya kelistrikan yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
"Kegiatan edukasi itu sebagai keselamatan, khususnya di area-area kerja yang memiliki potensi risiko tinggi, seperti perkebunan sawit," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki di Medan, Kamis.
Kegiatan itu dilaksanakan di kawasan perkebunan PTPN IV Regional I Kebun Sei Putih dan juga di lokasi lain di wilayah UP3 Rantauprapat.
Hal itu sebagai wujud sinergi strategis PLN dan PTPN dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
"Sosialisasi dan edukasi langsung kepada para pekerja pemanen kelapa sawit mengenai potensi bahaya kelistrikan yang dapat mengancam keselamatan jiwa, terutama ketika menggunakan alat panen bertangkai panjang di dekat jaringan listrik," tutur dia.
Ahmad mengatakan edukasi yang disampaikan meliputi berbagai aspek keselamatan di antaranya menjaga jarak aman dari jaringan listrik.
Selain itu, menghindari penggunaan alat panen logam yang panjang di area dekat jaringan. Mengenali potensi bahaya seperti kabel menggantung rendah, pohon menyentuh kabel, hingga kondisi tiang listrik yang tidak stabil.
Asisten PTPN IV Kepala Kebun Sei Putih Efri Handoko mengatakan edukasi sangat bagus berlandaskan rasa peduli terhadap keselamatan mitra kerja di lapangan.
"Sosialisasi ini sangat bermanfaat dan memberi dampak positif, serta simulasi di lapangan untuk keselamatan, serta mendorong partisipasi aktif dari para peserta," kata dia.
Langkah itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN untuk menumbuhkan budaya keselamatan kerja, serta mempererat kolaborasi antar sektor guna mewujudkan lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan berdaya saing tinggi.*
